Iklan Banner Sukun
Ragam

Tanda Seseorang Hyper-Independent, Tak Hanya Sulit Meminta Tolong, Berikut Cirinya

Ilustrasi seorang wanita yang hyper independent (Foto: Timur Weber, Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Pernah menemui seseorang yang hampir melakukan segala hal sendiri? Atau bahkan itu yang kamu alami sendiri? Jika demikian, bisa jadi itu tanda hyper-independent.

Mereka yang hyper-independent memang kerap merasa sulit dalam meminta bantuan, hal ini bisa saja terjadi karena rasa trauma di masa lalu atau hal lainnya. Namun tidak hanya itu, orang yang hyper-independent juga memiliki tanda lainnya, seperti;

Percaya bahwa semua bisa dilakukan sendiri

Meski pada dasarnya ia tahu bahwa bahwa manusia makhluk sosial, yang tidak bisa hidup dengan keberadaan orang lain. Namun meskipun begitu, mereka yang hyper-independent sebisa mungkin akan menghindari diri dari ketergantungan dengan orang lain.

Terlebih, ketika ia merasa masih cukup mampu untuk melakukannya sendiri. Bahkan tak jarang, bagaimana pun keadaanya, ia akan berusaha sekuat tenaga untuk tetap melakukan segalanya sendiri. Ini bisa jadi karena ia enggan untuk merepotkan atau membuat khawatir orang lain.

Menganggap pemberian orang adalah utang

Entah berbentuk bantuan atau bahkan pemberian berupa benda. Menurut para hyper-independent semua itu ialah sebuah utang, yang tentu suatu saat harus dibayar.

Pemikiran ini selalu tertanam di prinsip mereka. Bukan tanpa alasan, karena kerap melakukan atau membeli apapun dengan usahanya sendiri, membuat mereka merasa canggung untuk menerima bantuan atau pemberian orang lain.

Menyalahkan diri sendiri ketika gagal

Sebagian orang yang hyper-independent kerap menyalahkan diri sendiri ketika mengalami kegagalan. Hal ini tidak luput dari pemikirannya, bahwa ternyata ia tak cukup mampu untuk melakukannya. Padahal semua sudah dipikir dan direncanakan sedemikian rupa.

Bahkan ketika orang lain menganggapnya berhasil, ia justru beranggapan bahwa hal tersebut ialah bentuk kegagalan hanya karena belum sesuai dengan harapan.

Sulit menerima penolakan

Sebagian dari mereka yang hyper-independent biasanya sulit untuk menerima penolakan. Poin ini bisa merujuk pada beragam hal, salah satunya ketika ia bermaksud untuk ‘membayar utang’ berupa bantuan atau pemberian seseorang.

Mungkin orang lain memang tulus membantunya, namun mereka yang hyper-independent akan merasa terus diselimuti rasa berutang budi atau materi. Sehingga perasaan inilah yang membuatnya jadi sulit menerima penolakan. (fyi/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar