Iklan Banner Sukun
Ragam

Suka Menimbun Barang? Hati-Hati Dengan Gangguan Mental

(Foto: Wonderlane, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa waktu lalu sempat ada video viral di jagat maya tentang seseorang yang mengunggah isi kamarnya penuh dengan sampah. Menanggapi peristiwa itu, seorang dokter jiwa menjelaskan bahwa kebiasaan menimbun barang merupakan gangguan mental.

Kebiasaan menimbun barang juga terkadang terjadi tanpa disadari. Hobi menimbun barang biasa juga terjadi karena merasa sayang pada suatu barang untuk dibuang. Namun, hobi menimbun barang itu bisa jadi tanda seseorang tengah mengalami gangguan mental yang disebut Hoarding Disorder.

Kelihatannya mungkin sepele, meski sebenarnya gangguan ini bisa menimbulkan beberapa resiko. Sebab menimbun barang itu bukan hanya sekedar berkutat pada rasa malas biasa, tapi sudah berakar pada gangguan mental.

Gangguan Hoarding atau Hoarding Disorder merupakan perilaku menumpuk barang yang dianggap masih berguna meski sebenarnya sudah tidak terpakai. Gangguan ini termasuk gangguan kecemasan (anxiety disorder) dan bagian dari gejala obsessive compulsive disorder (OCD).

Seseorang mengalami gangguan hoarding ini biasanya disebabkan beberapa hal sebagai berikut. Pertama, pernah mengalami kejadian traumatis. Kedua, memiliki anggota keluarga dengan riwayat Hoarding Disorder yang serupa. Ketiga, stress dan tertekan karena suatu kejadian tertentu. Keempat, karena timbulnya rasa kepuasan tersendiri.

Namun tidak semua orang menumpuk barang itu dipandang mengalami Hoarding Disorder. Sebagaimana dilansir dari mayoclinic.org gangguan hoarding punya ciri-ciri yang dominan. Ciri pertama, merasa sayang hendak membuang barang padahal sudah tidak dipakai. Ciri kedua, susah mengatur barang dan membuat keputusan. Itu terjadi karena begitu terikatnya pada barang tertentu seseorang jadi marah jika harus membuangnya.

Ciri ketiga, tumpukan barang membuat rumah penuh dan berantakan. Keempat, cenderung merasa ragu, perfeksionis, suka menyangkal dan menunda-nunda sesuatu. Saat merasa salah satu dari beberapa ciri tersebut, Anda harus mulai ubah rutinitas harian.

Coba untuk mulai belajar menata, lalu memisahkan barang yang sudah tidak dibutuhkan dan yang masih hendak digunakan. Jika Anda merasa masih belum berhasil setelah upaya pertama, jangan ragu minta bantuan langsung ke yang profesional agar bisa ditangani dengan tepat. Anda juga harus mulai berani untuk buang barang yang sudah tidak digunakan. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar