Iklan Banner Sukun
Ragam

Selain Tidak Memberikan Nafkah Lahir dan Batin, Ini Beberapa Dosa Suami Pada Istri

Ilustrasi suami yang berdosa pada istri (Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Memberikan nafkah pada istri merupakan kewajiban seorang suami. Tidak hanya secara lahiriah, seperti memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Namun juga secara batin yang meliputi kebutuhan seksual dan menciptakan suasana yang harmonis lainnya.

Tak ayal jika kewajiban-kewajiban tersebut dapat menjerumuskan seorang suami pada dosa, jika ia lalai. Berikut ini beberapa dosa suami pada istri yang kerap tidak disadari dan bahkan diabaikan.

Menjelekkan istri di depan orang lain

Pada dasarnya menjelek-jelekkan orang lain memang bukanlah perbuatan terpuji. Apalagi jika hal itu menyangkut sang istri yang layaknya pakaian sendiri dan seharusnya saling menutupi.

Menjelekkan istri di hadapan orang lain dapat membuat rumah tangga menjadi tidak harmonis. Hal ini tidak lepas dari istri yang mungkin merasa malu bahkan sakit hati.

Pelit pada Istri

Pada dasarnya tak ada istri yang ingin menikahi lelaki pelit. Terlebih jika sifat itu diaplikasikan pada dirinya. Kasus seperti ini memang banyak ditemui di masyarakat.

Sebenarnya selagi suami sanggup mencukupi, setidaknya hal seperti ini bukanlah menjadi masalah yang serius. Terlebih jika mencakup kebutuhan serta keperluan bersama.

Egois

Tak sedikit suami yang kerap mengekang atau membatasi aktivitas dan lingkungan istrinya, tapi ia sendiri sebaliknya. Hal-hal egois seperti ini yang sebenarnya perlu segera dihilangkan.

Saat suami hanya mementingkan egonya sendiri, lambat laun sang istri yang merasa bahwa ini melelahkan dan juga menyakitkan. Sehingga kemungkinan terburuk dalam rumahtangga bisa saja terjadi.

Memaksa berhubungan seksual ketika istri sedang haid

Berhubungan seksual saat istri sedang haid pada dasarnya tidak disarankan. Secara medis hal ini dapat mengganggu bahkan membahayakan kesehatan istri.

Tak hanya secara medis, dalam agama Islam aktivitas ini juga dianggap sebagai perbuatan dosa, karena hukumnya haram. (Fyi/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar