Ragam

Sejarah UEFA Champion League, dari Inspirasi Hingga Melekat di Hati

(foto : Janosch Diggelmann, Unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Hasil drawing UEFA Champions League musim 2021-2022 sudah keluar. Tim papan atas Eropa tengah menyiapkan amunisi terbaik untuk membawa pulang Piala Kuping Besar ke kandang.

Musim lalu, debut tim liga Inggris berhasil melaju ke babak final. Manchester City, harus mengakui keunggulan tim satu negaranya yaitu Chelsea yang berhasil keluar sebagai juara.

UEFA Champion League (UCL) menjadi pagelar yang sangat dinanti oleh penggemar sepak bola di seantero dunia. Meski hanya mempertemukan tim besar Eropa, UCL jadi primadona lantaran benu sepak bola benua biru selalu bertabur bintang.

Tiga besar klub di tiap negara Eropa berebut adu kuat, ketangkasan manager hingga gengsi. Namun, setelah sekian tahun bergulir tahukah kalian bagaimana UCL ini berawal?

Sebelum jadi Liga Champions, kompetisi ini berawal dari European Champions Club Cup atau disebut Piala Eropa. Piala Eropa awal dipertandingkan pada tahun 1955. Inspirasi terbentuknya Piala Eropa berasal dari kompetisi South American Championship of Champions yang sudah berlangsung sejak tahun 1948.

Lalu pada 1954, ada kejadian unik ketika pelatih Wolverhampton, Stan Cullis, mengumumkan sepihak kalau timnya adalah juara dunia setelah berhasil menang di beberapa laga persahabatan, khususnya berhadapan dengan Budapest Honvéd dan Spartak Moskow.

Kejadian itu kemudian jadi pemantik bagi dua dua orang jurnalis kenamaan di masa itu. Gabriel Hanot dan Jacques Ferran dari surat kabar L’Equipe.

Dari kejadian itu, mereka mendapat ide brilian untuk mengadakan kompetisi antar tim terbaik di benua biru. Didukung oleh sang bos, Jacques Goddet, proyek ini awalnya direncanakan berisi 16 klub yang dipilih oleh panitia dengan sistem main home and away. Mereka pun langsung membawa ide ini ke FIFA.

Sebagai asosiasi terbesar sepak bola FIFA memberi Respon positif. L’Equipe diminta untuk mengajukan rencana itu ke pihak UEFA. Singkat cerita, UEFA setuju tapi menyerahkan kembali ke asosiasi dari setiap klub untuk memberi izin berpartisipasi. L’Equipe langsung mengundang para klub untuk rapat di tanggal 2-3 April 1955.

Di sana, mereka menyetujui aturan dan membentuk komite pelaksana. Setelah mendapat izin dari FIFA, UEFA ditunjuk jadi pelaksana dan laga perdana Piala Eropa diadakan di Lisbon pada 4 September 1955.

Tahun 1992 menjadi awal UEFA memutuskan untuk mengubah nama Piala Eropa menjadi Liga Champions. Perubahan ini terletak pada format dari kompetisi. Pada awal kompetisi, format dari Piala Eropa adalah sistem knockout dan diikuti oleh juara dari liga domestik.

Liga Champions menghadirkan sistem round robin group stage di tahun 1991 dan memperbolehkan beberapa klub peserta dari liga tertentu untuk ikut berpartisipasi. Dari asal usul itu, kompetisi akbar benua biru ini hadir di hati penggemar sepak bola seluruh dunia. [dan/bjo]


Apa Reaksi Anda?

Komentar