Ragam

Sah! Pembelajaran Tatap Muka, Simak Fakta Menarik Soal Sekolah di Dunia

Max Fischer, pexels

Surabaya (beritajatim.com) – Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di Indonesia mulai dilaksanakan hari senin kemarin, (6/9/2021). Sejumlah sekolah mulai menggelar pembelajaran offline pertama mereka setelah terkendala akibat pandemi COVID-19. Sekolah merupakan tempat untuk kegiatan pembelajaran, baik akademik maupun non akademik. Beberapa sekolah di dunia menyimpan fakta menarik serta cerita-cerita unik mereka.

Selain kebijakan serta kurikulum yang berbeda, ada banyak hal menarik yang belum Anda ketahui soal sekolah diseluruh dunia. Seperti kisah unik sebelum dibangun, fakta-fakta lain yang belum pernah Anda dengar, atau cerita manarik lainnya. Simak fakta menarik soal sekolah di seluruh dunia seperti dilansir dari School advisor berikut ini:

Sekolah tertua di dunia

Shishi High School yang terletak di Chengdu, China merupakan sekolah tertua di dunia. Bangun tersebut didirikan pada tahun 194 M. Shishi High School juga merupakan sekolah negeri Cina pertama yang pernah ada. Sekolah tersebut kemudian berubah menjadi sekolah modern pada tahun 1902. Walaupun menjadi sekolah tertua, Shishi High School selalu memiliki beragam peralatan serta perlengkapan berkualitas dan menyediakan pendidikan modern.

Hanya punya satu siswa

Ada fakta unik dari salah satu sekolah dasar di Turin, Italia, yakni memiliki seorang guru dan satu siswa. Akhirnya pada tahun 2014, sekolah itu mendapat gelar sebagai sekolah terkecil di dunia. Satu-satunya siswa berjenis kelamin perempuan itu mengaku kesepian dan terus membayangkan ada siswa lain yang menemaninya, namun nihil. Pejabat setempat juga memutuskan untuk tetap membuka sekolah tersebut, walaupunn hanya ada satu siswa.

Pergi ke sekolah dengan zip-line

Anak-anak di daerah terpencil bernama Los Pinos, Colombia, harus pergi ke sekolah menggunakn zip-line. Cara ini merupakan satu-satunya transportasi untuk mereka yang hidup didaerah lembah terpencil. Sebenarnya ada jalan lain yang dapat dilalui untuk pergi ke sekolah, yakni berjalan melalui hutan hujan namun memakan waktu hingga dua jam. [rsf/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar