Iklan Banner Sukun
Ragam

Raksasa Teknologi Kini Berpulang, Blackberry Resmi Disuntik Mati

(Foto: Randy Lu, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Masih ingatkan kalian dengan ponsel pintar BlackBerry yang sempat hits pada masanya? Kini segera ucapkan selamat tinggal karena pelopor ponsel keyboard qwerty ini mengumumkan akan mematikan sistem operasi BlackBerry OS mulai 4 Januari 2022. Yakni BlackBerry 10, BlackBerry 7.1, dan sistem operasi versi sebelumnya.

“Mulai tanggal ini, perangkat yang menggunakan layanan dan perangkat lunak tersebut apakah melalui penyedia layanan atau koneksi WiFi tidak lagi benar-benar berfungsi,” jelas BlacBerry, Selasa.

Fitur utama yang sudah tidak tersedia lagi diantaranya seperti data internet, panggilan telepon, SMS, dan memanggil nomor darurat 911. Tak ketinggalan sistem operasi pada tablet-nya yaitu BlackBerry PlayBook OS 2.1 dan versi terdahulu.

BlackBerry memang pernah menjadi salah satu ponsel yang sangat populer, terutama di awal tahun 2000-an. Bisa dibilang hampir semua orang menggunakannya. Namun sayang, eksistensinya mulai tergerus dengan kehadiran android.

BlackBerry sendiri lewat laman webnya mengungkapkan alasan menghentikan sistem operasi, yaitu lantaran mereka ingin memberikan layanan keamanan intelijen perangkat lunak bagi pelanggan perusahaan dan pemerintah.

Layanan dan aplikasi lain juga akan terdampak karena sudah tidak ada dukungan untuk perangkat lain, antara lain alamat email yang menggunakan domain BlackBerry BlackBerry Link, BlackBerry Desktop Manager, BlackBerry Blend, dan BlackBerry Protect. Mereka terakhir kali memberikan pembaruan untuk sistem operasi pada 2013.

Pernalanan BlackBerry pun cukup panjang agar bisa bertahan dan kembali berjaya. Di tahun 2016, BlackBerry berubah haluan menjadi perusahaan perangkat lunak. Lisensi untuk ponsel BlackBerry akhirnya dibeli oleh TCL pada tahun yang sama. Setelah dipegang TCL, Ponsel BlackBerry hadir dengan sistem operasi Android, antara lain BlackBerry KeyOne dan Key2.

Sayangnya TCL juga tidak mampu mengembalikan kejayaan BlackBerry. Mereka akhirnya berhenti memproduksi merk tersebut pada 2020. Bahkan pada 2019, aplikasi pesan instan mereka yang tersohor, BlackBerry Messenger alias BBM juga sudah tak berfungsi.

Linsensi ponsel BlackBerry kembali berpindah ke tangan perusahaan rintisan OnwardMobility. Bahkan pada pertengahan 2021, sempat diumumkan bahwa BlackBerry akan hadir dengan sistem operasi Android namun tetap mempertahankan desain keyboard fisik yang jadi ciri khas BlackBerry dengan chipset Snapdragon 888+. Tentunya juga sudah menggunakan jaringan 5G.

Tapi hingga tahun berganti, ponsel tersebut tak pernah hadir. Justru kabar buruk tentang habisnya era BlackBerry yang tersiar. [mnd/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar