Iklan Banner Sukun
Ragam

Profil Azrul Ananda Presiden Persebaya Surabaya yang Menyatakan Mundur

Azrul Ananda, CEO Persebaya Surabaya yang resmi mengundurkan diri. (Sumber foto: Instagram)

Surabaya (beritajatim.com) – Belakangan ramai berita mengenai mundurnya Azrul Ananda sebagai CEO Persebaya Surabaya.

Namun, perihal keputusannya tersebut tak sedikit masyarakat khususnya Bonek dan Bonita yang menolak. Hal ini lantaran dirinya dianggap dapat membawa Persebaya menjadi lebih baik lagi.

Tak ayal jika sosoknya kini sedang ramai menjadi perbincangan publik, adapun fakta mengenai Azrul Ananda yang mungkin belum kamu ketahui.


Latar belakang keluarga

Azrul Ananda merupaka anak dari mantan menteri BUMN, jurnalis, sekaligus pengusaha, Dahlan Iskan dan istrinya Nafsiah Sabri. Pria kelahiran di Samarinda, 4 Juli 1977 harus pindah ke Surabaya karena sang ayah yang dipindah tugaskan.

Setelah tamat di SMP 12 Surabaya, Azrul berhasil mendapatkan beasiswa EF di Amerika Serikat. Di sana dirinya bertemu dengan orang tua angkatnya, John Mohn, pemiliki surat kabar lokal Ellinwood Leader.

Kehidupan pribadi

Azrul Ananda telah menikah dengan Ivo Ananda pada 27 Januari 2005. Pasangan yang sama-sama menyukai dunia olahraga tersebut,kini telah dikaruniai tiga orang.

Selain menjadi CEO Persebaya Surabaya, dirinya juga memiliki usaha di bidang F&B. Ia juga memiliki merk sepatu dan pakaian olahraga bernama AZA.

Karier

Setelah lulus sekolah di Amerika Serikat, Azrul kembali ke tanah air dan memulai profesinya di dunia wartawan. Awal masuk di Jawa Pos ia memegang rubrik DetEksi yang membahas gaya hidup remaja.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya Azrul menggantikan posisi sang Ayah menjadi CEO Grup Jawa Pos (2011). Kemudian pada tahun 2017, Presiden Developmental Basketball League (DBL) ini pun mengakuisisi saham PT. Persebaya Indonesia sebanyak 70 persen.

Perjalanan sebagai Presiden Persebaya

Pada 10 Februari 2017, ia dan manajemen baru melunasi tunggakan gaji sekitar 40 pemain, tim pelatih, karyawan lain sebesar 7,8 miliar yang telah mengendap empat tahun. Setelah itu, ia berupaya membangun dukungan serta kepercayaan masyarakat, khususnya di Surabaya.

Belum segenap satu tahun ia mengakuisisi klub Persebaya, tim Bajol Ijo berhasil menjadi juara di pertandingan Liga 2 2017. Hal ini menjadi gelar juara liga pertama setelah 11 tahun. (fyi/nap)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev