Iklan Banner Sukun
Ragam

Pria Turki Sakit Perut, Dokter Kaget Temukan Koin Baterai, Paku dan Pecahan Kaca

Surabaya (beritajatim.com) – Di Indonesia, ada beberapa penyakit aneh yang tidak bisa dinalar logika. Penemuan paku, pecahan kaca atau benda-benda tak lazim lainnya di dalam perut langsung mengarahkan pikiran orang pada dunia mistik.

Nyatanya, fakta ini juga terjadi di luar negeri. Tepatnya dialami seorang pria di Turki.

Dikutip dari Metro.co.uk, para dokter dibuat bingung setelah menemukan ratusan koin, paku, baterai, dan pecahan kaca di dalam perut seorang pria.

Burhan Demir dari Ipekyolu, Turki membawa adiknya ke rumah sakit setelah mengeluh sakit perut parah selama berhari-hari. Setibanya di rumah sakit, ketika dokter melakukan endoskopi dengan pemindaian ultrasound dan sinar-X, mereka terkejut mendapati 233 benda yang asing di perut pria berusia 35 tahun itu.

Benda-benda asing yang seharusnya tidak pernah ada di dalam perut manusia ini termasuk koin satu lira, baterai, magnet, paku, pecahan kaca, batu, dan sekrup.

Ahli bedah kemudian mengeluarkan barang-barang dari pasien, yang dinamai hanya sebagai Z.

Seorang ahli bedah yang hanya mau dikenal sebagai Dr Binici turut andil dalam operasi Z. Dia terlibat mengeluarkan benda-benda asing dari tubuh Z.

“Selama operasi, kami melihat bahwa satu atau dua paku telah melewati dinding perut. Kami melihat ada dua potongan logam dan dua batu dengan ukuran berbeda di usus besar.”

Keheranan para dokter tidak berhenti di situ, mereka pun menemukan banyak lainnya.

“Kami menemukan ada baterai, magnet, paku, koin, pecahan kaca, dan sekrup. Kami membersihkan perutnya sepenuhnya. Ini bukan situasi yang kita lihat pada orang dewasa, kebanyakan terjadi pada masa kanak-kanak dan secara tidak sadar menelan benda asing,” ujarnya.

“Ini bisa dilihat pada pasien psikiatri, narapidana atau kasus pelecehan pada kelompok usia dewasa,” tambahnya.

Burhan mengatakan kepada media lokal, “Dia dirujuk ke rumah sakit ini. Setelah pemeriksaan dilakukan di sini, dia dioperasi dan benda-benda ini dikeluarkan dari perutnya.”

Tidak jelas kapan operasi itu terjadi, tetapi cerita itu dilaporkan di media lokal pada 15 Juni. Burhan menambahkan, “Saya berterima kasih kepada para dokter atas perhatian dan dukungan mereka.”

Burhan juga tidak menyebutkan bagaimana asal mula perut adiknya itu memiliki banyak benda berbahaya di dalamnya. [adg/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar