Iklan Banner Sukun
Ragam

Pintu Utama Terbuka Sendiri di Tengah Penerbangan, Penumpang Satu Pesawat Panik

Surabaya (beritajatim.com) – Banyak orang menganggap mendengarkan dan memerhatikan protokol penyelamatan dari pramugari saat perjalanan menggunakan pesawat hal sepele. Padahal, peringatan itu sangat penting untuk mewaspadai peristiwa buruk terjadi.

Ada beberapa tindakan pencegahan keselamatan yang harus diketahui semua orang di kapal untuk perjalanan yang sukses. Jadi, tentu saja, ketika terbang tentu tidak ada yang berharap pintu utamanya terbuka di udara, bukan?

Dilansir dari Indiatimes.com, sebuah video menunjukkan terjadinya momen mengerikan di dalam pesawat tujuan Brasil. Penumpang dalam penerbangan itu dipaksa untuk menutup pintu samping pesawat yang mendadak terbuka di tengah penerbangan dan pegangan menabrak baling-baling.

Kecelakaan ini terjadi di pesawat Embraer 110 Bandeirante, pesawat ringan twin-turboprop Brasil yang digunakan dalam penerbangan komersial maupun militer Brasil. Penerbangan ini meninggalkan Jordao di Acre dan menuju ke Rio Branco ketika pintu terbuka setelah salah satu kabel pendukungnya putus di tengah penerbangan. Hal ini membuat para penumpang bergegas untuk menutup pintu.

Rekaman yang sama telah beredar di mana dua penumpang terlihat memegang pintu pesawat kecil itu tertutup. Menurut laporan lokal, para penumpang untungnya bisa menutup pintu pesawat sampai mendarat dan tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Dalam rekaman tersebut, terlihat betapa sangat tenangnya para penumpang meskipun ada bahaya yang mengancam di atas kepala mereka.

Salah satu penumpang, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada wartawan bahwa pintu terbuka setelah salah satu kabel pendukungnya putus. Mereka mengatakan bahwa penumpang lain bangkit dan bersama dengan pria lain, seperti yang terlihat dalam rekaman, mereka bergabung dan menutup pintu.

Penumpang harus menahan pintu selama 20 menit. Tapi bukan itu. Pilot harus mematikan mesin kiri setelah pegangan pintu mengenai baling-baling, yang berarti dia harus menyelesaikan penerbangan hanya dengan satu mesin.

Menurut laporan, pesawat itu lepas landas dari Jordao pada pukul 12:30 siang dan mendarat di ibu kota negara bagian pada 14 April pukul 2 siang.

Seorang juru bicara Rio Branco Aerotaxi mengatakan kepada media lokal bahwa insiden itu dirujuk ke CENIPA, Pusat Investigasi dan Pencegahan Kecelakaan Penerbangan negara itu.

Penerbangan dengan pesawat sejak saat itu telah diperbaiki dan siap untuk terbang lagi. Meski demikian apakah Anda bersedia mempertaruhkan hidup Anda lagi dengan menggunakan pesawat yang sama? (adg/beq)

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar