Iklan Banner Sukun
Ragam

Pernyataan-Pernyataan Rachel Vennya Yang Bikin Netizen Geram

(Foto: Kanal Youtube, Boy William)

Surabaya (beritajatim.com) – Sosok Rachel Vennya belakangan memang sedang banyak dibicarakan, setelah ramai berita mengenai perceraiannya, keputusan melepas hijab, hingga yang terbaru yaitu kabur dari proses karantina. Dalam kanal YouTube Boy William, Rachel mengakui bahwa ia menyesal dan merasa sangat malu. Karena usai melakukan perjalanan ke luar negeri dirinya tidak mematuhi aturan pemerintah untuk karantina.

Meski mengungkapkan bahwa pernyataannya bukan sesuatu yang dapat dibenarkan, namun ia tetap menjelaskan alasan melakukannya. Ia melakukan hal tersebut dikarenakan rindu dengan anak-anaknya. Pernyataan Rachel tersebut sontak membuat netizen gemas, bahkan Nikita Mirzani sebagai orang yang pernah menjalani karantina dan memiliki anak pun ikut angkat suara.

Nikita menjadi orang yang cukup lantang agar Rachel dapat diproses hukum. Menurutnya anak bukan menjadi alasan untuk tidak melakukan peraturan pemerintah mengingat karantina sebagai upaya untuk kebaikan anak-anak juga. Nikita menyebutkan juga bahwa yang dilakukan Rachel bukan kali pertama.

Menurut kesimpulan yang ia dapat dari unggahan Instagram Rachel sebelumnya, mulai dari perjalannya ke luar negeri dan jangka waktu unggahan foto berkumpul bersama keluarga yang terlalu singkat sekitar dua hingga tiga hari, membuat Nikita yakin bahwa sebenarnya ini sudah pernah terjadi. Terlebih saat itu peraturan karantina masih dalam jangka waktu 12 hari.

Pernyataan Rachel yang juga sempat membuat netizen geram ialah ketika dirinya mengaku kabur dari karantina. Jika sebelumnya banyak beredar berita di masyarakat bahwa ia kabur setelah menjalani hari ketiga karantina, namun ternyata hal itu tidak dibenarkannya. Secara mengejutkan, ia bahkan mengaku tidak pernah menjalani proses karantina atau bahkan menginap di Wisma Atlet.

Ketika Boy William bertanya tentang kebenaran bawa Rachel gunakan privilege. Wanita berusia 26 tahun ini menjelaskan bahwa itu murni kesalahan dan kelalaiannya dalam melakukan kewajiban. Begitupun ketika ia pergi ke Bali bersama anak-anaknya, ia tidak mengaku tidak menggunakan privilege-nya sebagai Rachel Venya. Karena pada dasarnya memang ada surat tugas dari perusahaan yang bekerja sama.

Rachel juga bercerita, meski saat itu anak-anak dilarang melakukan penerbangan, namun ketika menunjukkan surat tugas tersebut, dari pihak maskapai tidak mempermasalahkan dengan kata lain tetap memperbolehkan dirinya beserta keluarga, termasuk anak-anaknya yang berusia kurang dari lima tahun untuk melakukan perjalanan udara ke Bali. [fyi/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati