Iklan Banner Sukun
Ragam

Permainan Tradisional Saat Puasa Ramadhan, Momen yang Dirindukan

Ilustrasi main layangan yang mulai ditinggalkan. (Aaron Burden, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Nostalgia permainan tradisional yang saat ini sudah jarang dimainkan menjadi hal yang seru. Di saat itu anak-anak bermain tanpa perlu membeli pulsa atau kuota internet. Mereka sudah bisa tertawa, bersenda gurau bersama kawan-kawan tanpa menatap layar gawai.

Namun, saat ini, bisa dibilang permainan tradisional anak-anak hanya tersisa kenangan. Sedikit sekali anak-anak yang masih bertahan memainkan. Berikut ini daftar permainan tradisional yang begitu khas di masa lalu.

Ular Tangga

Tidak ada papan permainan yang standar dalam ular tangga. Pemenang yaitu ia yang berhasil mendaratkan bidaknya di kotak terakhir.

Permainan dimulai dengan.meletakkan bidak di kotak.pertama dan secara bergantian melempar dadu

Ludo

Permainan Ludo dapat dimainkan dengan 4 orang saja. Cara bermainnya yaitu dengan menjalankan bidak secara bergantian, langkahnya sesuai dengan angka dadu.

Bola Bekel

Identik dimainkan oleh anak perempuan. Permainan dilakukan secara.bergantian sesuai urutan. Istilah beklen atau bekel berasal dari Belanda yaitu bikkelen.

Gasing

Gasing tradisional yang dimainkan biasa terbuat dari kayu. Gasing yang berputar atau bertahan paling lama akan dianggap sebagai pemenang.

Karambol

Karambol merupakan jenis permainan meja yang dimainkan layaknya bermain biliar. Namun caranya berbeda, sebab karambol dimainkan dengan jari. Permainan ini begitu seru dan mengasyikkan karena dapat mengasah keterampilan.

Congklak

Di Jawa dikenal dengan nama dhakon. Congklak biasanya dimainkan oleh 2 orang dengan cara mengumpulkan biji congklak di area masing-masing. Biji congklak biasanya memakai cangkak kerang, biji-bijian, atau batu kerikil.

Monopoli

Untuk bermain monopoli ini butuh kejelian yang cukup baik. Populer dimainkan saat bulan Ramadhan karena membutuhkan waktu yang lama. Tujuan permainan ini untuk menguasai semua petak di atas papan dengan cara melemparkan dadu.

Layang-layang

Layang-layang sering dimainkan oleh anak-anak di tanah lapang. Dulunya anak-anak akan saling berebut layangan putus dengan mengejarnya. Bermain layang-layang di masa lalu biasanya jadi rutinitas ngabuburit tersendiri di sore hari.

Kelereng

Biasanya ada berbagai macam kombinasi permainan kelereng yang bisa dimainkan, dan di setiap daerah punya perbedaan istilah. Siapa yang paling pandai membidik kelereng lawan, ialah yang bakal jadi pemenangnya.

Permainan tradisional manakah yang paling Anda rindukan? Tentu kerinduan itu juga mengingatkan pada momen di kampung halaman. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar