Iklan Banner Sukun
Ragam

Peringati No Smoking Day, Ini yang Terjadi Pada Tubuh Setelah Berhenti Merokok

Ilustrasi perempuan merokok yang sangat membahayakan bagi tubuh. (Lilartsy, pexels.com)

Surabaya (beritajatim.com) – Tanggal 11 Maret rupanya juga dirayakan sebagai Hari Tanpa Merokok atau No Smoking Day. Hari ini menjadi hari yang sangat penting dan membawa pengaruh bagi kesehatan atau bahkan umur seseorang yang merokok.

Seperti yang kita tahu, rokok adalah benda yang adiktif. Tentunya membawa banyak bahaya bagi siapa saja yang mengonsuminya. Tidak hanya itu, asap rokok dan racun yang menempel juga bisa membawa dampak buruk bagi orang-orang di sekitar perokok.

Sehingga dikenal lah istilah perokok aktif dan perokok pasif. Yakni perokok aktif bagi mereka yang memang mengkonsumsi rokok, perokok pasif untuk mereka yang tidak merokok namun tetap terkena dampaknya dengan ikut menghirup asapnya.

National No Smoking Day diawali pada tahun 1984, yang mana sejak itu pun mulai berkembang dan dirayakan oleh banyak komunitas di seluruh dunia.

Orang-orang pun berpartisipasi untuk menyebarkan edukasi mengenai bahaya dan dampak merokok. Setiap tahunnya hadir tema-tema baru untuk mengampanyekan aksi ini serta memperluas jangkauan edukasi mereka.

Dewasa ini, sepertinya sudah banyak yang tahu apa bahaya dari merokok. Namun hal itu tidak menjadikan mereka berniat untuk berhenti merokok.

Alih-alih menginformasikan tentang dampak merokok, berikut ini adalah hal-hal yang terjadi pada tubuh kalian setelah memutuskan berhenti merokok.

Apa saja? Simak dengan saksama ya!

20 Menit

Perlu diketahui bahwa efek dari berhenti merokok sudah dapat dilihat sejak 20 menit pertama. Jika rokok membuat tekanan darah dan laju jantung meningkat, maka pada 20 menit pertama kalian berhenti, detak jantung akan menurun hingga stabil ke tingkat normal.

2 Jam

Hal selanjutnya yang terjadi adalah ujung-ujung jari tangan dan kaki mulai terasa hangat. Ini akibat sirkulasi darah periferal yang perlahan mulai membaik.

Namun, kalian juga akan mengalami sakau nikotin, yakni dengan rasa ingin merokok yang meningkat, hingga muncul rasa cemas, berkeringat, sakit kepala, hingga nafsu makan yang bertambah.

24 Jam

Ketika memasuki 24 jam atau 1 hari pertama, manfaat yang bisa kalian dapatkan adalah menurunnya risiko penyakit jantung akibat tekanan darah tinggi yang sudah menurun.

Selain itu, lendir dan racun yang mengganggu jalur pernapasan pun akan luntur sehingga kinerja paru-paru membaik. Namun, kalian mungkin akan mengalami gejala flu umum, seperti sakit tenggorokan, batuk, dan lainnya.

Itulah mengapa beberapa orang yang mencoba berhenti merokok mengatakan bahwa ia merasa sakit. Padahal itu artinya paru-parunya sedang berusaha bekerja dengan normal kembali.

48 Jam

Selain paru-paru yang membaik, ujung-ujung saraf juga akan tumbuh sehingga indera penciuman dan perasa akan bekerja seperti sedia kala.

Sebelumnya, kandungan nikotin akan menyebabkan kecanduan kimiawi yang mana membuat tubuh untuk terus memenuhi kebutuhan tersebut.

Apabila tidak dipenuhi, fungsi indera akan menurun, terutama indera penciuman dan perasa. Lambat laun, kedua indera tersebut bisa rusak.

3 Hari

Jangka waktu 3 hari berarti memasuki fase di mana seluruh kadar nikotin telah luntur sepenuhnya dari tubuh. Tetapi ini juga berarti kalian akan memasuki fase paling berat, yakni saat gejala sakau kembali meningkat.

Kalian mungkin akan mengalami mual, kram, dan diikuti dampak psikologis. Kalian menjadi mudah marah, murung, sakit kepala sehingga rasanya tak tahan lagi.

Di sinilah kalian harus bisa mencari distraksi, entah itu pergi bersama teman atau makan makanan kesukaan. Beri hadiah pada diri sendiri jika sudah bisa melewati fase sulit ini.

2 – 12 Minggu

Merokok tak hanya merusak sistem pernapasan, namun juga memengaruhi sirkulasi darah, yang mana akan berdampak pada segala aktivitas fisik yang kalian lakukan.

Pada masa 2 – 12 minggu berhenti merokok, kalian akan berhenti merasakan efek-efek buruk tersebut. Aktivitas pun terasa lebih ringan karena pemulihan tenaga akibat proses regeneratif tubuh yang aktif kembali.

3 – 9 Bulan

Jika saat merokok kalian sering mengalami batuk-batuk dan kesulitan bernafas, maka pada fase ini semua itu sudah menghilang, menandakan bahwa kesehatan tubuh semakin baik. Gejala sakau pun tidak akan kalian rasakan lagi.

1 Tahun

Seperti diketahui, merokok dapat meningkat risiko berbagai penyakit, salah satunya adalah penyakit jantung koroner. Setelah satu tahun tidak merokok, risiko tersebut akan menurun bahkan hingga 50%.

5 Tahun

Di waktu 5 tahun berhenti merokok, arteri dan pembuluh darah akan mulai melebar. Kondisi ini sangat bagus dan membuat risiko stroke juga menurun secara drastis.

10 Tahun

Pada fase ini, kalian akan kehilangan risiko terkena kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan.

20 Tahun

Setelah 20 tahun berhenti merokok, baik kondisi fisik, kesehatan, atau risiko kematian kalian sudah setara dengan orang yang tidak pernah merokok sama sekali. Itu artinya tubuh kalian sudah benar-benar bersih dan sehat.

Berhenti merokok memang tidak mudah dan harus dilakukan secara bertahap. Jika tidak bisa melakukannya sendiri, panggilan dokter untuk mendapat bantuan yang tepat. (mnd/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar