Iklan Banner Sukun
Ragam

Perhatikan, Hal-Hal Ini Bisa Sebabkan Childhood Trauma

[Foto: Ben White, unsplash]

Surabaya (beritajatim.com) – Pengalaman masa kecil mau tidak mau pasti mempengaruhi sifat dan sikap seseorang ketika dewasa. Sebab, masa kecil seperti yang banyak kita tahu merupakan masa-masa emas perkembangan anak-anak.

Namun, ketika perkembangan anak di masa ini tidak diperhatikan dengan baik, bisa menyebabkan terjadinya trauma bagi anak-anak yang akan bertahan hingga dewasa. Hal ini banyak disebut sebagai Childhood truma.

Trauma itu terjadi secara menyakitkan dari segi emosional sehingga menyebabkan stress dan menyebabkan masalah kesehatan mental. Childhood trauma ini tidak hanya disebabkan akibat kekerasan atau pelecehan yang dialami sewaktu kecil, tapi juga hal-hal lain yang mungkin kita anggap sepele. Berikut ini hal-hal yang sangat berpotensi menyebabkan childhood trauma.

Dilepas untuk berjuang sendirian ketika membutuhkan dukungan

Childhood trauma bisa terjadi akibat kurangnya bentuk perlindungan keluarga. Kejadian seperti perpisahan rumah tangga, broken home, atau meninggalnya orang tua sangat berpotensi untuk seorang anak punya childhood trauma.

Agar bisa menghilangkan trauma ini bisa dilakukan dengan melepas seluruh kenangan pelik di masa lalu. Bisa dengan melakukan meditasi, menceritakan pada orang lain, atau ke psikolog ahli.

Perasaan sering tidak diakui padahal membutuhkan emotional support

Emotional support atau support secara emosi perlu dilakukan orang tua pada seorang anak sejak kecil. Sebab, jika itu tidak dilakukan bisa jadi pintu gerbang mengalami childhood trauma. Hal kecil seperti prestasi dalam ranah olahraga, atau mendapat rangking di kelas perlu diapresiasi secara baik.

Dipaksa untuk menenangkan diri tanpa diberi jalan keluar saat menghadapi kenyataan yang menyakitkan

Sebagai orang tua saat anak mengalami masalah bukan hanya ditenangkan saja. Tapi diberi cara maupun solusi agar bisa menghadapinya. Kebiasaan itu jika melekat sampai dewasa akan membuat seorang anak terampil mengambil keputusan. Sebaliknya, jika tidak dibiasakan mencari jalan keluar maka akan menjadi childhood trauma.

Orang tua yang lebih memprioritaskan dirinya atau pekerjaan daripada anaknya sendiri

Dengan hal itu anak akan mengalami childhood trauma. Mereka akan timbul Perasaan untuk selalu bisa membuktikan diri agar mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang dicari. Sementara orang tua tidak bisa memberikan itu, sehingga bukan tidak mungkin anak akan mengarahkan pada hal negatif.

Bagi Anda yang mungkin mengalami Childhood Trauma. Perlu diingat bahwa Anda berhak untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang yang layak. Jangan biarkan hal itu menjadikan Anda memandang diri selalu negatif. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati

Unik dan Lucu, Lomba Sugar Glider di Surabaya

Aryo Seno Bicara Organisasi Sayap PDI Perjuangan