Iklan Banner Sukun
Ragam

Perbaiki dan Jangan Biarkan Anak Alami Intergenerational Trauma

(Foto: Marisa Howenstine, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Intergenerational Trauma merupakan trauma yang dialami orang tua dan membuat sang anak jadi pelampiasannya. Memang, hidup bersama dengan orang tua tidak jadi jaminan utama untuk seorang anak bisa mendapatkan rasa kasih sayang serta juga kebahagiaan sebagaimana mestinya.

Terkadang, ada hal-hal yang dilakukan oleh orang tua yang membuat anak merasa tertekan sehingga berakhir pada luka batin. Untuk Anda yang sedang bertahan di keluarga yang kurang nyaman, pasti rasanya tidak mudah untuk bertahan sampai sejauh ini. Namun, Anda hebat karena sudah kuat sampai detik ini. Itu trauma masa kecil orang tua yang belum terselesaikan. Bagi orang tua ada beberapa cara jika memiliki trauma di masa lalu dan tidak menularkannya pada sang buat hati.

Pertama, lepas beban di masa lalu

Orang tua yang alami masa lalu dengan banyak masalah, mungkin masih akan terbawa hingga berkeluarga, bahkan saat punya anak. Namun, agar tidak terjadi intergenerational trauma sudah saatnya melepaskan masa lalu beserta seluruh kenangannya. Sebab, perlu diingat bahwa masa lalu merupakan pembelajaran bukan sebuah hal yang perlu selalu diingat.

Kedua, jalin komunikasi

Agar tidak terjadi intergenerational trauma pada anak, orang tua harus berkomunikasi secara baik. Dengan komunikasi ini anak akan tahu masalah yang dihadapi orang tuanya sehingga sang buah hati akan lebih mengerti. Di samping itu komunikasi yang baik dengan anak akan meningkatkan hubungan (chemistry).

Ketiga, perlu diingat bahwa anak adalah berkah dari Tuhan

Anak itu karunia dari Tuhan, keberadaannya tidak layak untuk jadi dakwaan atas masalah yang pernah dialami orang tua pada masa lalu. Dengan menyadari hal ini, sebagai orang tua pasti akan lebih sayang pada anak, apalagi anak itu merupakan sumber rezeki dari Tuhan.

Anda yang pernah mengalami hal ini mungkin nggak sadar, jika trauma di masa kecil yang dilampiaskan ke kita lewat perilaku orang tua. Karena sebenarnya orang tua pun tidak sadar kalau trauma itu masih dipendam dalam diri mereka. Intergenerational trauma akan tetap terus ada disetiap keturunan. Sampai ada yang berani menghadapi dan memperbaikinya dengan beberapa hal tersebut. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar