Ragam

Penting! Diskusikan 6 Hal Ini Sebelum Menikah Dengan Pasangan

(Foto: Alvaro CvG, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Menikah adalah salah satu fasse kehidupan yang mungkin akan kita lalui. Meminang seseorang lalu menikah dan menjadi satu keluarga. Hidup bersama menjalani sisa hidup. Namun, tidak semua pernikahan berjalan harmonis seperti ynag kita idamkan.

Beberapa bahkan menjalani masa kawin-cerai, kawin-cerai. Jika anda berharap pernikahan yang anda dambakan bisa berjalan langgeng, mungkin anda perlu mendiskusikan hal-hal ini bersama pasangan sebelum memutuskan untuk menikah:

1. Komitmen

Berbeda dengan saat berpacaran, komitmen untuk menikah tentu akan lebih serius lagi. Komitmen satu ini harus bisa dijaga seumur hidup. Jika komitmen saja tidak bisa dijaga, maka konflik atau masalah kecil yang timbul bisa berubah menjadi masalah besar.

2. Mental

Tidak semua orang yang dewasa secara usia memiliki kedewasaan mental. Oleh karenanya, membicarakan mengenai kesiapan mental pasangan sebelum menikah penting untuk dilakukan. Sebab, setelah menikah mungkin saja akan datang masalah yang lebih rumit daripada ketika jomblo. Selain itu, kesiapan mental penting karena menikah juga memberikan tanggung jawab sebagai suami dan sitri, juga menantu dan keluarga baru di sebuah komunitas masyarakat.

3. Komunikasi

Utarakan keinginan kalian dan pasangan saat menikah nanti dan buatlah kesepakatan. Misalnya, apakah istri boleh bekerja? Ingin memiliki anak berapa? Tinggal dengan mertua atau tidak? Dan hal-hal lainnya yang memang butuh untuk dibicarakan. Jangan merasa gengsi atau malu, karena pertanyaan-pertanyaan itu penting agar tidak ada kesalahpahaman dan tidak ada yang tersakiti setelah menikah. Jika ada perbedaan pendapat, maka bisa dicari jalan tengahnya yang adil untuk kalian berdua.

4. Financial

Beberapa orang mengatakan harta itu tak penting, nyatanya, pernikahan tidak hany sekedar butuh cinta. Membicarakan masalah keuangan memang sedikit sensitif, tapi harus dilakukan. Ketahui sumber pendapatan masing-masing, lalu catat apa yang dibutuhkan setelah menikah nanti. Jika suami dan istri sama-sama bekerja, diskusikan juga bagaimana pembagian gaji kalian, apakah gaki sepenuhnya untuk keperluan rumah tangga dan istri untuk tabungan, atau sebaliknya. Apabila pendapatan kurang, komunikasikan juga bagaimana cara mencukupi kebutuhan selanjutnya, cari solusinya.

5. Keluarga

Menikah tidak hanya menyatukan dua insan, tapi juga dua buah keluarga. Berbaurlah dengan keluarga pasangan, karena setelah menikah maka mereka juga merupakan keluarga kalian. Berbaktin dan hormati orang tua pasangan layaknya orang tua kalian sendiri. Usahakan untuk mendapat restu orang tua sebelum menikah, karena hal itu sangat penting. Sejauh ini, masih banyak orang-orang yang memutuskan untuk menikah, sementara orang tuanya masih memiliki masalah dengan calon menantunya. Ini tentu akan membuat kita merasa tidak nyaman dan tidak tenang.

6. Kesehatan reproduksi

Hal ini rupanya masih sering diabaikan oleh banyak pasangan. Padahal, reproduksi juga bisa menentukan keharmonisan rumah tangga. Beranikan diri untuk melakukan check up kesehatan bersama pasangan, agar masing-masing mengetahui. Apabila terjadi sesuatu, maka keduanya bisa mendiskusikan dan mencari jalan keluarnya.

Menikah tidak hanya satu hari saat upacara digelar, namun selamanya. Tentunya kalian juga menginginkan pernikahan itu terjadi satu kali dalam seumur hidup. Oleh karena itu, pastikan kalian telah memikirkan secara matang sebelum melangkah lebih lanjut.(mnd/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar