Iklan Banner Sukun
Ragam

Pelanggan Temukan Kulit Ular di Bungkusan Makanan, Gerai Kena Sanksi Penutupan

Surabaya (beritajatim.com) – Ketidaktertiban mematuhi ketentuan pangan yang sehat oleh industri makanan benar-benar bukan pelanggaran ringan. Hal itu mengandung konsekuensi serius karena kesehatan masyarakat bisa terancam.

Sebuah hotel di Kerala di India baru-baru ini ditutup setelah seorang pelanggan diduga menemukan kulit ular di paket pengiriman makanannya.

Dilansir dari Indiatimes.com, sesuai laporan adanya pelanggaran protokol kesehatan pangan, sebuah hotel di Nedumangad, Thiruvananthapuram telah ditutup sementara oleh pejabat keamanan pangan.

Salah seorang pelanggan melaporkan menemukan sisa-sisa kulit ular di dalam paket makanan ketika dia membeli parotta dari gerai makanan di hotel itu. Asisten Komisaris Keamanan Pangan, Thiruvananthapuram, Anil Kumar mengatakan, restoran tersebut ditutup sementara.

Wanita bernama Priya dan putrinya telah membeli dua parotta. Putrinya memakan salah satunya, dan segera setelah Priya akan memakan parotta-nya, dia menemukan bagian kulit ular di bungkusnya.

Dia menghubungi polisi yang mengarahkannya ke Petugas Keamanan Pangan. Toko itu diperiksa dan kemudian ditutup.

“Kami langsung memeriksa hotel. Itu bekerja dalam kondisi yang buruk. Dapur tidak memiliki penerangan yang cukup dan barang-barang bekas terlihat dibuang di luar. Outlet ditutup sekaligus dan pemberitahuan penyebab gerai disegel pun dirilis. Temuan awal kami adalah bahwa kulit mati ular ada di koran yang digunakan untuk mengemas makanan,” kata petugas keamanan pangan Lingkaran Nedumangad Arshitha Basheer.

Kebersihan adalah aturan pertama dalam menyiapkan makanan, dan kejadian ini adalah contoh bagaimana pengawasan rutin terhadap industri F&B harus dilakukan untuk memastikan semua orang mematuhi peraturan.

Warganet pun banyak yang berkomentar mengenani kejadian ini.

“Bagaimana mungkin, bahkan itu di gerai makanan di sebuah hotel!” tukas salah satu warganet.

“Itulah mengapa aku jarang sekali membeli makanan di luar, aku lebih suka memastikan makananku benar-benar berada di bawah supervisiku,” komentar warganet yang lain.

“Sepertinya aku harus mulai mengikuti caramu, saat ini banyak FnB yang abai pada kebersihan dan kesehatan,” sambung yang lain.

“Dan….. trust issue ku kambuh!” ungkap pengguna internet lainnya. (adg/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar