Iklan Banner Sukun
Ragam

Pelanggan Keluhkan Pelayanan Tak Memuaskan, Jawaban Staf Restoran Bikin Geregetan

Surabaya (beritajatim.com) – Memberikan ulasan untuk pengalaman bersantap di restoran memang hal yang kadang harus dilakukan. Namun bagaimana jika ulasan itu justru dapat tanggapan yang justru bernada menyalahkan pelanggan itu.

Rachael Avis mengunjungi restoran The Garden Bistro bersama orangtua dan ketiga anaknya. Tetapi, dia tidak puas dengan pelayanan yang diberikan dan merasa roti yang menyertai beberapa item yang dipesan sudah basi.

Ketika dia sampai di rumah, dia menulis ulasan jujurnya di grup Facebook dengan mengatakan pelayanan di sana tidak memuaskan. Unggahan tersebut menarik puluhan komentar.


Ulasan itu kemudian dihapus, mendorong Rachael untuk menghubungi restoran secara langsung melalui email. Alih-alih menerima permintaan maaf yang diharapkan, ibu tiga anak dari Midlothian itu terkejut menemukan beberapa email di kotak masuknya.

Dalam email tersebut, staf restoran membahas manfaat dari keluhannya dan mempertanyakan kesabarannya. Rachael memberi tahu Edinburgh Live, “Kami berjalan ke bistro untuk makan siang. Setibanya di sana, saya berdiri di dekat bar host selama beberapa waktu sebelum saya memasuki bistro untuk meminta tempat duduk.”

“Kami diberitahu tidak ada meja, jadi saya bertanya apakah saya bisa duduk di meja di sebelah kanan bar host, dan pelayan menjawab ya. Mejanya kotor, jadi saya meminta kain dan orang itu mengatakan akan membawanya. Tapi ternyata dia tidak. Kami tetap duduk dan menunggu menu.”

Rachel mengatakan bahwa pengalaman tidak menyenangkannya tidak berakhir di sana, saat dia menjelaskan, “Ketika pelayan kembali menemui kami, saya mengatakan kepadanya bahwa roti itu terasa basi dan tidak ada dari kami yang bisa memakannya. Kami telah memesan dua kali kacang di atas roti bakar, satu telur orak-arik di atas roti panggang, dan saya memesan sup dengan roti. Semua roti yang sama dan semuanya basi.

“Pelayan mengatakan dia akan memberi tahu manajernya, dan kembali untuk mengatakan dia telah memberi tahu mereka dan ini tagihan kami.”

Rachael mengatakan dia kecewa setelah membayar 56 poundsterling atau setara dengan Rp973.747 untuk makan, meskipun beberapa item lainnya termasuk minuman panas untuk semua orang dan makanan ringan menyumbang harga keseluruhan.

Dalam korespondensi email, dilihat oleh Edinburgh Live, tim di bistro membahas bagaimana beberapa masalah yang dikeluhkan Rachael dapat dihindari jika dia lebih “sabar.”

Mereka juga menuduhnya “menyebabkan masalah”, dan akhirnya memutuskan untuk membayarnya dengan voucher senilai 10 poundsterling atau Rp173.883

Rachael menolak voucher dan The Garden Bistro kemudian menyumbangkan 100 poundsterling atau Rp1.739.654 untuk amal sebagai cara permintaan maaf. Menanggapi ulasan tersebut dan secara keliru memasukkan Rachael dalam email mereka.

Juru bicara CEC-Catering mengatakan, “Pernyataan asli yang diposting di media sosial oleh Rachael Avis disalahartikan ketika dia menyatakan bahwa dia membayar 60 poundsterling atau Rp1.044.504 untuk kopi dan kacang-kacangan pada roti panggang, ketika keluarganya memiliki 13 item dari menu seharga 56 poundsterling, bukan hanya kopi dan kacang-kacangan di roti panggang.

“Kami akan selalu berusaha untuk menangani setiap masalah ketika mereka muncul dan memang, biasanya masalah yang muncul tentang bisnis kami akan diumpankan kembali kepada kami untuk ditangani secara langsung,” ujar pewakilan The Garden Bistro. [adg/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev