Iklan Banner Sukun
Ragam

Pekerjaan yang Cocok untuk Lulusan Teknik Arsitektur, Tidak Hanya Jadi Arsitek

Ilustrasi pekerjaan yang cocok untuk mahasiswa lulusan arsitektur. (uslikajme, pixabay)

Surabaya (beritajatim.com) – Memilih program studi kuliah di jurusan Teknik Arsitektur secara umum, mereka akan menjadi arsitek. Tentu saja, hampir sebagian besar lulusan Teknik Arsitektur ingin menjadi arsitek dengan alasan prestis atau finansial. Namun, ada profesi untuk lulusan Jurusan Teknik Arsitektur:

Arsitek

Sebelumnya kita mulai dengan profesi yang paling banyak diminati. Walauun begitu, biasanya setelah kuliah, penentuan kerja dimulai dari pegawai lepas, kontrak, atau tetap di biro arsitek sebagai drafter.

Kemudian menjadi development designer, computer specialist, building controller, construction documenter, cost estimator, designer architect, developer arsitektur, sampai akhirnya menjadi project architect atau arsitek lapangan.

Surveyor bangunan

Anak arsitek tentu akan teringat dengan mata kuliah Desain dan Konstruksi Bangunan. Ilmu dari situlah yang akan membantu dalam profesi auditor bangunan atau surveyor bangunan.

Peran dari surveyor bangunan dimulai dari melestarikan, memperbaiki, memodifikasi, merenovasi, dan perbaikan bangunan sehingga tetap terawat dan terjaga.

Akademisi

Tidak semua anak arsitek bekerja di lapangan. Nyatanya ada yang bekerja di kampus dan membagikan ilmu sebagai seorang akademisi atau dosen. Profesi ini memberikan pilihan status sebagai PNS atau non-PNS yang ditentukan dari tempatmu bekerja.

Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Tidak berbeda jauh dengan program studi lainnya, lulusan Teknik Arsitektur memiliki kesempatan menjadi PNS. Penempatan mereka ada di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Tata Kota, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, atau Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah.

Bukan hanya itu, seorang arsitek tergantung dengan instansi tempatnya bekerja. Mereka bisa bekerja di Dinas Tata Kota sebagai perencana kota dengan fungsi merancang dan mengembangkan wilayah kota sehingga mampu mendukung daya dukung ekonomi dan lingkungan dengan populasi masyarakatnya.

Quantity Surveyor

Hal penting yang harus dimiliki oleh quantity surveyor (QS) adalah mengerti dan paham bahan-bahan bangunan dengan baik. Ketika arsitek merancang bangunan, QS berperan menyarankan bahan-bahan yang sesuai untuk rancangan bangunan itu.

Namun, jika memiliki modal dan pengetahuan bisnis lebih baik membuat biro konsultan atau arsitek mandiri. Selain itu, lulusan Arsitek bisa mengelola bidang bangun-membangun bekerjasama dengan perusahaan kontraktor dan developer.

Peran Arsitek dimulai dari perencanaan, pembangunan dan pengawasan rumah tinggal. Besar kemungkinan, mereka bisa terlibat proyek pembangunan bersama BUMN dan pemerintah. (PRD/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar