Iklan Banner Sukun
Ragam

Otak Manusia Tidak Didesain Untuk Membaca, Ini Penjelasannya!

Ilustrasi membaca (Thought, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Sudah jadi rahasia umum jika banyak yang menganggap kemampuan membaca itu penting. Namun, banyak yang tidak tahu jika otak manusia tuh sebenarnya nggak didesain untuk membaca. Manusia mengasah kemampuan membaca dan bahkan menulis kita dari generasi ke generasi.

Membaca bisa jadi salah satu aktivitas yang membuat manusia merasa superior karena menjadi kemampuan yang membedakan manusia dan hewan.

Padahal, membaca dan menulis memang bukan kemampuan alami dari manusia. Kemampuan itu justru yang menjadi bukti bahwa spesies manusia berkembang dan mengasah kemampuan yang bisa dibilang menentang alam.

Dalam buku karangan Maryanne Wolf berjudul Proust and the Squid: The Story and Science of the Reading Brain untuk dijelaskan tentang proses membaca ini.

Occipitotemporal cortex kiri otak mengasosiasikan setiap kata yang tertulis dengan cara pengucapannya. Satu bagian otak manusia yang menganalisa arti sebuah kata, sementara bagian lain mengenali otomatis kata tersebut.

Otak manusia memang pada dasarnya suka dengan sesuatu yang bermakna, bahkan jika bisa mengkoneksikan pengalaman dengan informasi yang didapatkan, manusia akan lebih paham.

Membaca sama pentingnya dengan menulis. Kedua proses itu tidak bisa dipisahkan untuk memproses informasi dan mampu menyebarkannya kembali.

Lantas mengapa manusia tidak fokus berbicara saja? Perlu diingat jika kapasitas memori otak manusia tetap ada batasannya. Justru menulis dan membaca di sebuah media membantu kerja otak lebih maksimal.

Bayangkan saja jika tidak ada kemampuan menulis dan membaca, maka manusia tidak akan punya bukti-bukti sejarah peradaban manusia.

Salah satu fungsi dari membaca melatih adalah melatih empati. Misalnya, seseorang yang membaca karya fiksi dengan berbagai karakternya, sehingga bisa memahami sudut pandang lain. Otak akan menghidupkan karakter itu di pikiran, seakan-akan bisa merasakan secara nyata apa yang sedang dibaca.

Selain itu fungsi lain dari membaca untuk membantu seseorang mendapat pekerjaan lebih baik. Peneliti di Oxford meneliti partisipan yang lahir tahun 1970 dan menemukan bahwa mereka yang membaca buku saat usia 16 tahun, sebagian besar memiliki karir manajerial di usia 33 tahun.

Terakhir fungsi membaca adalah olahraga untuk otak. Membaca membantu manusia untuk menguatkan kemampuan berbahasa, juga melatih fokus, kognisi, dan imajinasi. Membaca juga membantu kemampuan komunikasi jadi lebih cepat berkembang. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar