Iklan Banner Sukun
Ragam

Nasi Lemak Rp16.500 Dianggap Kemahalan, Pedagang Ini Banjir Dukungan Warganet

Surabaya (beritajatim.com) – Dengan gambaran inflasi yang berdampak pada kenaikan harga, orang terus memperdebatkan apakah kebutuhan sudah mulai tidak terjangkau. Tapi, masih ada saja orang yang mengeluh kemahalan untuk barang yang dijual dengan harga murah.

Baru-baru ini, seorang penjual makanan di Penang sudah muak dengan tante-tante yang terus mengeluhkan harga jual Nasi Lemaknya. Untuk seporsi Nasi Lemak dengan bumbu dan daging yang banyak, dia menjualnya hanya seharga 5 ringgit atau setara dengan Rp16.500.

Tetapi ketika keluhan tentang tingginya harga makanan membanjiri, dia memutuskan untuk membawanya ke akun TikTok-nya dan mengirim pesan kepada para “pembenci”. Dalam klip 5 menitnya, ia menyempatkan diri untuk membandingkan porsi 5 ringgit dan porsi Nasi Lemak 3 ringgit atau Rp10 ribu.

Sementara keduanya dibedakan dengan kuantitas daging, jelas bahwa yang dijual dengan harga RM5 datang dengan porsi daging yang lebih banyak. Warganet yang melihat klip TikTok itu pun turut berkomentar,

“3 ringgit tidak dapat disangkal murah tapi lihat porsi hidangannya.”

Penjual itu melanjutkan dan berkata, “Bagi kalian yang mengatakan RM5 itu mahal, lihat saja porsi dagingnya. Apakah Anda tahu harga satu kilogram daging?”

Dalam klip TikTok-nya, dia juga mengatakan bahwa dia mengerti jika orang memilih Nasi Lemak yang lebih murah, tetapi dia harus terus-menerus mendengarkan tentang betapa “mahalnya” Nasi Lemak-nya, meskipun porsi dagingnya banyak. Dia juga meminta masyarakat untuk menyebarkan pesan kepada sesama konsumen yang berpikir bahwa dia secara membabi buta menaikkan harga makanannya.

“Ini termasuk yang termurah,” katanya.

Postingannya telah menarik perhatian banyak orang Malaysia, yang sebagian besar setuju bahwa harga jualnya masuk akal dan tidak mahal.

“Itu murah. Biasanya untuk kuantitas daging seperti itu dibanderol harga 6 ringgit atau Rp20 ribu dan sulit mendapatkannya seharga 5 ringgit.”

“Sabar, Kakak. Doakan yang terbaik untukmu.”

“Harganya benar-benar masuk akal.”

“Harganya bagus menurut saya. Wajar. Banyak daging seharga 5 ringgit.”

Warganet lain juga setuju dengan harga dan mengingatkan penjual untuk mengabaikan umpan balik negatif tentang harga.

“Perjuangan dengan kenaikan harga itu nyata, tetapi apakah menurut Anda 5 ringgit untuk porsi Nasi Lemak itu terlalu mahal? Saya rasa anda harus mulai melihat itu secara jernih, mungkin anda bisa menggunakan timbangan untuk menakar berapa ons daging dari satu warung ke warung lainnya sebelum berkomentar sinis,” tukas warganet yang ikut kesal dengan komentar negatif itu. [adg/beq]

Apa Reaksi Anda?

Komentar