Iklan Banner Sukun
Ragam

Musim Hujan, Waspadai Kemunculan Beberapa Penyakit Ini

(Foto: Brittany Colette, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Saat musim hujan memang banyak persiapan yang harus dilakukan. Salah satunya mempersiapkan kesehatan tubuh yang prima agar tidak terserang penyakit yang rawan terjadi ketika musim hujan.

Curah hujan tinggi dan risiko banjir saat musim hujan membuat perkara menjaga kesehatan jadi lebih menantang. Waspadai beberapa jenis penyakit yang jadi lebih mudah menyebar atau menginfeksi ketika musim hujan.

Memang pada musim hujan, tubuh akan lebih rentan terserang penyakit tertentu. Sebabnya, kelembaban udara jadi lebih tinggi dan paparan sinar matahari berkurang. Beberapa jenis penyakit juga lebih mudah menyebar ketika terjadi banjir.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penyebaran penyakit lebih cepat. Pertama, faktor lingkungan. Hujan dan angin kencang rentan mengganggu kondisi kesehatan mereka yang sedang kurang fit, bayi, anak-anak, dan lansia.

Faktor kedua, genangan air kotor dan sampah pun memicu datangnya lalat atau kecoa. Hal ini lantas dapat mencemari makanan atau minuman yang akan dikonsumsi. Makanan yang terkena lalat tidak baik untuk dikonsumsi karena bisa menyebabkan masalah pencernaan.

Faktor ketiga, bakteri yang lebih mudah menyebar lewat genangan air atau banjir. Tikus atau lalat dapat menjadi agen pembawa penyakit yang mencemari air bersih. Kotoran atau kencing tikus, juga anjing dan sapi, yang bercampur genangan banjir dapat membawa penyakit leptospirosis.

Sehingga pada saat musim hujan seperti sekarang, terlebih jika lingkungan tempat tinggal rawan banjir, mesti ekstra hati-hati. Berikut ini, jenis penyakit yang rawan menjangkit saat musim hujan.

Flu/influenza

Gejala awal penyakit ini mirip dengan pilek, yaitu hidung berlendir, bersin, dan sakit tenggorokan. Namun, flu yang lebih berat ketimbang pilek, kerap juga disertai demam, pegal-pegal, rasa kelelahan, dan sakit kepala.

Leptospirosis

Adapun gejala leptospirosis ini cukup beragam. Biasanya diawali dengan gejala demam tinggi, menggigil, batuk, mual, sakit perut, diare, sakit kepala, dan mata merah. Saat masuk pada leptospirosis lebih parah biasanya akan merasa nyeri otot terutama pada betis.

Demam berdarah

Beberapa gejala demam berdarah yang kerap muncul adalah demam tinggi, rasa mual, muntah, ruam kulit, nyeri otot dan tulang, serta nyeri di area belakang mata. Kadang, demam turun setelah 24 jam, tetapi kondisi tubuh tidak terasa membaik.

Diare

Saat terserang kuman penyebab diare, frekuensi buang air besar lebih tinggi dan tinja menjadi lebih encer. Penderitanya jadi rentan dehidrasi akibat diare ini.

Waspadai dan tetap jaga tubuh agar tetap prima agar bisa terhindar dari beberapa penyakit tersebut di musim hujan. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar