Iklan Banner Sukun
Ragam

Mulai Berminat Investasi? Simak Perbedaan Reksadana dan Obligasi Berikut Ini

Alesia, pexels

Surabaya (beritajatim.com) – Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal cenderung meningkat, seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang positif serta berkembangnya teknologi informasi.

Bagi Anda yang masih awam dalam pengetahuan investasi, namun mulai tertarik untuk berinvestasi perlu mengenal lebih jauh istilah-istilah yang ada agar tak bingung dan salah mengerti. Referensi ini dapat membantu dalam memilih investasi yang cocok untuk Anda.

Berbagai jenis produk atau layanan investasi bervariasi di pasar uang. Sekarang banyak investor yang lebih memilih saham dari pada instrumen investasi lainnya. Namun tidak sedikit juga yang lebih memilih obligasi atau reksadana dengan alasan tertentu.

Dasarnya obligasi adalah salah satu wadah investasi pasar uang. Anda juga investasi di obligasi tanpa melalu perntara yaitu dengan reksa dana. Banyak orang yang kesulitan membedakan dua jenis investasi ini.

Berikut Perbedaan Reksadana dan Obligasi, simak selengkapnya!

Obligasi
Pemahaman terhadap obligasi adalah pinjaman. Jadi jika anda berinvestasi menggunakan obligasi uang anda di pinjamkan oleh perusahan atau negara, dan sebagai imbalannya, peminjam tersebut memberikan bunga sesuai jumlah modal yang kita kasih di awal.

Biasanya pada saat kita melakukan investasi di obligasi biasanya kita dapat memilih jangka waktunya dan dan kita di beri tahu berapa keuntungan yang kita dapat pada saat terhitung jatuh tempo.

Selain itu, obligasi juga memiliki berbgagai macam jenis sesuai tujuan investornya. Dan secara garis besar, Obligasi memiliki resiko yang lebih kecil dari pada saham.

Reksa dana
Reksa dana adalah investasi yang paling aman, dapat juga digunakan untuk kita investasi di dalam saham, obligasi, atau kas alternatif. Reksa dana bisa dikatakan sepaket dengan saham dan obligasi.

Pemahaman sederhananya, uang anda dikumpulkan bersama investor-investor lain, dan dan terjadilah proses penginvestasian dengan suatu surat berharga di kelola oleh si manajer investasi tersebut.

Tetapi kita juga harus ingat, investasi reksa dana bukan pure milik kita tetapi uang kita di campur dengan investor lain, ibarat kita dapat satu iris bagian dari satu utuh roti. Tapi bukan berarti kita tidak mendapat keuntungan atau return. Tetapi tidak sebesar kita misalkan investasi di bursa saham sendiri. [ptr/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar