Iklan Banner Sukun
Ragam

MotoGP 2022 Berjalan Lancar, Sirkuit Mandalika Miliki Pawang Hujan Handal?

Rara Wulandari menggunggah kegiatannya sebagai pawang hujan di Sirkuit Mandalika (Tangkap layar, Facebook Cahaya Tarot)

Surabaya (beritajatim.com) – MotoGP 2022 telah digelar pada 18-20 Maret 2022, dan tahun ini Indonesia tengah menjadi tuan rumah, tepatnya di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Perhelatan ini memang telah menjadi trending topic belakangan ini, yang mana mencuri perhatian masyarakat. Ditambah dengan keseruan para pembalap yang berbaur dengan warga lokal.

Dibalik kesuseksan acara tersebut, ada sosok yang memiliki peran penting dan sedang menjadi sorotan. Ia adalah Rara Isti Wulandari, seorang pawang hujan yang bertugas untuk mengatur cuaca di kawasan Sirkuit Mandalika agar pertandingan berjalan lancar dan nyaman.

Profesi ini memang mungkin masih diragukan oleh beberapa orang. Namun Rara, bukanlah sembarang “dukun”. Ia secara resmi dipekerjakan oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku perusahaan BUMN pemilik Sirkuit Mandalika yang juga menaungi Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku panitia penyelenggara.

Sebagai informasi, wanita tersebut memang sudah lama menjadi pawang hujan dan banyak berkerja pada acara-acara pemerintah. Seperti vaksinasi masal, atau pada kampanye Presiden Joko Widodo, bahkan pada upacara pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

Pada MotoGP ini, Rara sudah mulai menjalankan tugasnya sejak hari terakhir World Superbike (WSBK). Saat proses pengaspalan ulang lintasan pada 15 Februari hingga 10 Maret pun Rara juga ikut andil.

Netizen sempat meragukan kemampuan Rara ketika melihat hujan terjadi pada 18-19 Maret di Sirkuit Mandalika. Namun faktanya, hal tersebut merupakan permintaan dari panitia dan para pembalap agar suhu tidak terlalu panas sehingga para pembalap juga merasa nyaman. Yang terpenting, hujan tersebut hanyalah hujan ringan yang tidak akan menyebabkan banjir.

Sementara pada acara utama yakni pada tanggal 20 Maret, panitia meminta agar cuaca dibuat cerah namun tetap sejuk.

Rara menjelaskan bahwa memanggil atau menolak hujan itu memiliki cara yang berbeda. Dilakukan di sekitar Sirkuit Mandalika, Rara membawa berbagai peralatannya. Seperti sesajen yang dikelilingi parit air, abu kayu, bahkan es batu.

Seperti salah satu videonya yang viral, di mana ia tampak sedang menabur bongkahan es batu dengan tujuan untuk membuat cuaca tetap sejuk. Ia menunjukkan jika es batu yang di taburnya tidak kunjung mencair meski telah didiamkan dalam waktu yang cukup lama.

Aksi Rara ini juga disaksikan oleh sejumlah penonton yang melihat acara tersebut secara live. Sehingga foto-foto Rara saat sedang bertugas pun juga ikut viral.

Memang tidak semua orang mempercayai apa yang dilakukan Rara, dan mengatakan bahwa Rara melawan takdir Tuhan dengan mengatur apa yang seharusnya tidak menjadi tanggung jawabnya. Namun Rara menanggapi hal tersebut dengan santai, ia sendiri tentu melibatkan Tuhan dalam pekerjaannya ini. (mnd/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar