Iklan Banner Sukun
Ragam

Montir Bantu Buka Jendela Mobil, Ramai Dituding Mau Maling

Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah video yang diposting di Facebook oleh SG Road Vigilante pada Senin (11 April) menunjukkan seorang pria yang tampaknya sedang merusak pintu mobil mobil terdaftar Singapura di Pasar Pandan di Johor Bahru (JB), Malaysia.

Dikutip dari Asiaone.com, tidak jelas alat apa yang dia gunakan dari klip video, meskipun beberapa netizen menduga bahwa pria itu menggunakan semacam penggaris untuk membuka kunci pintu mobil.

“Hati-hati Pasar Pandan JB,” tambah caption yang menyertainya dan beberapa warganet pun langsung berspekulasi bahwa pria tersebut adalah pencuri mobil.

Seorang netizen memposting dugaan bahwa pengemudi mobil “sepertinya menaruh sesuatu yang mahal di dalam mobil yang dapat dilihat oleh pencuri” sementara yang lain menulis “di mana semua pelawak yang mengatakan mereka tidak akan dirampok sekarang”.

Namun, warganet lain dengan cepat menanggapi dengan mengatakan itu tidak terjadi, dengan salah satu pengguna Facebook Hamidah Mohd memposting bahwa suaminya berada di Pandan dan secara tidak sengaja meninggalkan kunci mobilnya di dalam kendaraan yang memiliki fungsi auto-lock.

Seorang pria, yang bekerja di tempat cuci mobil terdekat, menawarkan bantuan, kata wanita itu.

Hamidah berkata: “Tolong jangan salah paham tentang niat baiknya. Tidak ada insiden pembobolan mobil yang terjadi.”

Apakah dia seorang pencuri mobil yang oportunistik atau orang Samaria yang baik yang tindakannya hanya disalahpahami? Hal ini dikarenakan puluhan ribu orang telah melakukan perjalanan antara Singapura dan Malaysia sejak perbatasan darat dibuka kembali pada 1 April 2022.

Polisi Johor pada November 2021 menanggapi posting media sosial viral yang mengklaim bahwa pencuri rampasan menargetkan warga Singapura ketika mereka melintasi perbatasan ke Johor Bahru ketika dibuka kembali.

Polisi telah mendesak masyarakat untuk tidak mempercayai pernyataan viral di media sosial dan untuk memverifikasi informasi yang diterima, mengklarifikasi bahwa kejahatan di JB telah menurun selama bertahun-tahun.

Belajar dari kisah itu, usahakan jangan sampai lupa dan meninggalkan kunci di dalam mobil. Karena bakal kesulitan mengambilnya. Malah, orang yang mau membantu jadi disangka akan maling. (adg/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar