Ragam

Mobil Susah Menanjak Dapat Diatasi Dengan Mematikan AC, Benarkah?

Foto oleh Jason Tsang dari Pexels

Surabaya (beritajatim.com) Ketika sedang melakukan peristiwa yang cukup panjang dengan jalan tidak hanya seperti perkotaan mungkin ada belokan dan tanjakan memang menjadi tantangan tersendiri. Rute yang berbeda ini akan membuat kita harus lebih berhati-hati dalam mengemudi. Maka dari itu, pelu adanya teknik dalam mengendarai mobil yang tepat.

Ketika kita salah memposisikan diri dalam berkendara, itu bukan hanya merugikan diri sendiri tapi orang lain, dampaknya bukan hanya kita tidak bisa menanjak tapi ada potensi kecelakaan yang terjadi.

Ada beberapa aspek yang menyebabkan mobil gagal yaitu faktor manusia, permukaan jalan dan macet, dan kondisi kendaraan. Hal ini disampaikan oleh Jusri Pulubuhu, Founder and Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting.

Selain itu, tidak dapat dipungkiri jika masalah ini bisa terjadi pada mobil brand dan jenis apapun. Instruktur Keselamatan Berkendara dan Founder Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC) Jusri Pulubuhu menyampaikan jika faktor utamanya adalah skill pengemudi. Sedangkan faktor pendukung lainnya adalah berat muatan kendaraan, kondisi kendaraan, lingkungan seperti licin karena basah, atau lumpur.

Tapi Benarkah Matikan AC Mobil Bisa Membantu Tanjakan?
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika faktor utam adalah skill pengemudi. Namun dari kendaraan, kita bisa mencoba dengan mematikan AC mobil saat nanjak. Alasan ini akan membantu output tenaga mobil lebih maksimal untuk melibas medan tanjakan.

Harry Yanto selaku Product Planning PT Kreta Indo Artha (KIA) mematikan Air Conditioner (AC)memang bisa dilakukan. Tanpa disadari ketika AC menyala membuat kinerja mesin akan terbebani. Sebagai contoh, mobil dengan mesin bertenaga 100 daya kuda (dk) akan berkurang menjadi 95 dk bila AC hidup.

Sedangkan AC mati ini akan membuat mobil jadi lebih enteng bahkan menghasilkan 200 daya kuda kalau dipakai 5 masih ada 195 daya kuda yang bisa digunakan.

Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi menyampaikan jika teknik lain yang bisa dilakukan ketika melalui tanjakan panjang adalah mencari momentum. Maka lebih baik menambahkan gas atau cari awalan yang tepat sebelum menanjak. [prd/esd]



Apa Reaksi Anda?

Komentar