Iklan Banner Sukun
Ragam

Meski Cukup Menyakitkan, Ternyata Jadi Korban Ghosting Juga Ada Manfaatnya

Ilustrasi korban ghosting (RODNAE Production, Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Apapun hal yang dianggap negatif, tentu saja ada makna dan hikmah yang bisa diambil, salah satunya ialah ketika menjadi korban ghosting.

Ghosting merupakan keadaan di mana seseorang tiba-tiba memutuskan hubungan tanpa adanya komunikasi. Biasanya ini banyak terjadi ketika seseorang baru mengenal atau sedang proses pendekatan.

Meski menyakitkan dan membuat kecewa, ternyata ada beragam hikmah dan manfaat saat seseorang menjadi korban ghosting, di antaranya seperti;

Tidak terlalu menaruh ekspektasi

Setelah tahu bahwa menjadi korban ghosting cukup menyakitkan, maka yang bisa ambil hikmahnya ialah kita bisa belajar bahwa tidak perlu terlalu berekspektasi pada manusia, terlebih pada orang yang baru dikenal.

Dengan begini, setidaknya dapat menjadi pembelajaran aga ke depannya tidak terulang kembali hal yang sama.

Lebih berhati-hati

Karena sudah tahu jika tidak semua orang yang dianggap baik ternyata benar-benar baik, maka jadikan hal tersebut untuk lebih berhati-hati lagi.

Jangan mudah percaya hingga melampaui hal-hal yang menyangkut privasi. Maka perlu lebih berhati-hati dan tidak perlu mengumbar hal pribadi , terlebih pada orang yang baru dikenal.

Tak mudah termakan rayuan

Hikmah lainnya jadi korban ghosting ialah tidak mudah terayu atau termakan gombalan-gombalan orang lain. Sikap ini timbul karena pelaku ghosting dulu juga demikian.

Mengumbar kata dan janji manis, yang pada dasarnya tak benar-benar ada. Gimmick yang orang lain pertontonkan, tak lantas membuatnya termakan rayuan.

Lebih waspada

Tak semua orang yang mendekat memiliki tujuan yang baik. Ada yang hanya ingin tahu karena penasaran dan ada juga yang bahkan sekadar main-main. Jika sudah merugikan waktu dan fisik, maka tentu saja buat kita harus lebih waspada.

Pengingat bahwa tidak ada yang abadi

Dari sini bisa menjadi pengingat bahwa di dunia ini tidak ada yang kekal abadi. Semua akan pergi dengan caranya masing-masing, salah satunya dengan ghosting.

Percaya saja, mungkin Tuhan ingin tunjukkan yang terbaik. Maka yang perlu ditanamkan ialah tidak perlu terlalu menggantungkan diri atau berharap lebih pada orang lain. (fyi/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar