Iklan Banner Sukun
Ragam

Menjadi Jomblo Yang Bahagia Dengan Quirkyalone

(Foto: Andrea Piacquadio, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Menjadi jomblo bukanlah sebuah dosa. Memilih untuk sendiri, tak memiliki pasangan entah itu pacar atau pernikahan tidak selalu menjadi perkara negatif. Bahkan, banyak hal yang bisa kita lakukan dalam kesendirian. Quirkyalone merupakan istilah bagi seseorang yang menikmati masa lajangnya sendiri tanpa pasangan. Biasanya orang-orang seperti ini tidak ingin memiliki hubungan percintaan dengan sembarang orang.

Banyak faktor yang mempengaruhi quirkyalone, salah satunya adalah ingin berfokus pada tujuan atau target hidup yang lain. Hidup tanpa pasangan bisa menejadi masa-masa saat kita bebas mengembangkan potensi kita. Biasanya orang-orang yang termasuk golongan ini lebih memilih melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi atau bahkan meniti karir agar bisa hidup lebih baik ke depannya.

Selain ada tujuan yang ingin dicapai, alasan lain yang yang mendasari quirkyalone ialah karena memang selektif dalam menentukan pasangan. Hal ini menjadi hal yang lumrah dilakukan setiap orang, terlebih yang memang ingin memiliki hubungan serius, yakni menikah.

Untuk hubungan yang diharapkan sekali seumur hidup tersebut, tak ayal jika setiap orang harus lebih cermat memilih atau selektif. Menjadi pemilih bukan berarti harus mendapatkan yang sempurna, namun lebih tepatnya meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

Sekadar suka sama suka belum tentu dapat saling menerima kelebihan ataupun kekurangan satu sama lain. Jadi, memilih pasangan untuk hubungan memang tidak semudah ketika seseorang mengucapkan ‘kapan menikah?’, ‘keburu tua loh’, dan lain sebagainya.

Padahal justru orang-orang yang berucap seperti itu adalah mereka yang sudah menikah dan hidupnya juga tak melulu bahagia. Menikah seolah hanya dijadikan tolak ukur laku atau tidaknya seseorang. Quirkyalone biasanya lebih berfikir jauh ke depan, menjalin hubungan bukanlah prioritas utama baginya, terlebih hanya untuk mendapat pengakuan bagi masyarakat.

Meningkatkan kualitas diri, menikmati hidup, atau membahagiakan orang-orang terdekat memang pencapaian utama mereka saat ini. Quirkyalone percaya bahwa jodoh tak akan ke mana. Di masa-masa memperbaiki diri tersebut, mungkin saja Tuhan mempertemukan dengan seseorang yang terbaik.

Golongan orang-orang ini mungkin saja tidak secara aktif mencari pasangan, namun mereka sembari jalan menuju tujuan utama dalam hidupnya, tak menutup kemungkinan untuk menemukan dan menerima seseorang yang menurutnya tepat. Intinya, mereka hanya tidak ingin terburu hingga akhirnya salah dalam memilih. [fyi/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar