Ragam

Mengulas Asal Muasal Monopoli, Permainan yang bikin Kaya Raya

Permainan legendaris, Monopoli, juga ditemui di banyak negara di dunia (foto : Ylanite Koppens, Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Siapa yang belum pernah memainkan monopoli? Sebuah permainan papan dengan dadu yang dimainkan oleh dua orang. Dalam permainan ini dilakukan aktivitas jual dan beli lahan yang biasanya berupa nama-nama negara.

Permianan ini sangat seru karena harus bersaing dengan pemain lain dalam memperebutkan lahan, dalam monopoli juga diajarkan cara mengatur keuangan. Tentu saja uang yang digunakan adalah uang mainan, atau banyak dikenal dengan uang monopoli.

Pemenangnya bisa ditentukan dari orang yang menguasai hampir seluruh lahan, atau bisa juga orang terkaya dengan asset terbanyak.

Butuh aktu 60 menit hingga 90 menit untuk menyelesaikan permainan ini. Namun ada juga sejarah yang mencatat bahwa permainan monopoli terpanjang dimainkan selama 70 hari berturut-turut.

Mari kita bahas sedikit sejarah permainan ini. Monopoli pertama kali diciptakan oleh Elizabeth Magie, dengan nama awal Landlord’s Game. Ia pun mendapat hak paten pada tahun 1904.

Pada tahun 1935, sebuah perusahaan mainan bernama Parker Brothers membeli hak paten permainan ini dari seseorang bernama Charles Darrow yang mengklaim desain Landlord’s Game sebagai miliknya. Oleh karena itu ia dianggap telah mencuri ide Magie. Parker Brothers telah merilis permainan tersebut sebagai monopoli.

Semenjak itu, lebih dari 1 miliar orang dari berbagai belahan dunia telah memainkan monopoli. Lebih dari 250 juta papan telah terjual. Sekita nama monopoli melejit dan menjadi game terpopuler pada saat itu.

Barulah pada tahun 1991, Parker Brothers memindah tangankan perusahaannya pada perusahaan mainan lain, yaitu AS, Hasbro. Hasbro pun mengembangkan monopoli dengan menciptakan berbagai inovasi lain, seperti edisi yang sering dimainkan hingga saat ini. Ada lebih dari 300 monopoli berlisensi dengan berbagai macam media dan topik, diantaranya monopoli versi permainan, film, dan acara TV.

Salah satu prestasi monopoli adalah masuk dalam daftar Toy Hall of Fame Nasional pada tahun 1998 karena dianggap permainan paling sering dimainkan dalam sejarah. Uniknya, monopoli tak hanya dimainkan sebagai game rumahan, tetapi juga memiliki kompetisi di level dunia.

Kejuaran Dunia Monopoli diadakan setiap 4-6 tahun sekali. Terakhir kali diadakan yakni pada tahun 2015 di Makau. Hadiah Rp 305 juta pun diraih oleh Nicole Falcone yang berasal dari Itali. Hingga saat ini, sudah 15 kejuaraan dunia yang digelar, pemenang terbanyak pun diraih oleh AS, Italia, dan Jepang.

Tidak disangka ya ternyata permainan yang dianggap sederhana itu memiliki sejarah yang cukup rumit dan bukan sekedar permainan biasa. Bahkan bisa disetarakan dengan catur, meskipun peminatnya tidak sebanyak catur. Rasanya baik anak-anak maupun orang dewasa akan selalu senang memainkan monopoli. [mnd/bjo]


Apa Reaksi Anda?

Komentar