Ragam

Mengenal YouTuber paling Berpengaruh dari Jawa Timur

Tangkapan layar kanal YouTube Majelis Lucu (foto : istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – YouTube telah banyak melahirkan kreator-kreator baru. Tidak hanya dari kalangan selebriti saja, melainkan juga masyarakat biasa. Tidak sedikit pula YouTuber yang berasal dari Jawa Timur.

Konten yang dibawakan pun cukup beragam, mulai dari kegiatan treveling, masak-masak, stand up, edukasi, hingga cerita kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa Youtuber asal Jawa Timur yang cukup diminati masyarakat.

Bayu Skak

Bayu Eko Moektito atau akrab dipanggil Bayu Skak merupakan YouTuber asli Malang, Jawa Timur. Laki-laki kelahiran 13 November 1993 ini kerap membuat konten di Youtube dengan tema-tema komedi. Dalam setiap videonya, Bayu Skak kerap menggunakan Bahasa Jawa dengan aksen medoknya. Hal ini membuat kontennya dianggap unik dan cukup menarik.

Dari YouTube namanya semakin dikenal banyak orang. Hingga ia ditawari menjadi ator di beberapa judul film tanah air, seperti Marmut Merah Jambu dan Hangout. Hingga kemudian merambah menjadi sutradara di film yang diperankannya sendiri, Yowis Ben.

Dono Pradana

Aditya Rahman Pradana atau akrab dipanggil Dono Pradana merupakan YouTuber asal Jawa Timur. Pria kelahiran 16 April 1989 memulai karirnya di dunia hiburan. Ia merupakan salah satu finalis dari ajang Stand Up Comedy.

Pada tahun 2019, Dono membawakan seri web dokumenter di kanal YouTube Majelis Lucu. Dengan temanya yang mengulik sisi lain dari Kota Surabaya tersebut, akhirnya banyak masyarakat yang mengenalnya sosoknya. Berkat popularitasnya di YouTube itu, ia mendapatkan tawaran untuk membintangi seri Web bersama Bayu Skak.

Nikmatul Rosidah

Nikmatul Rosidah merupakan YouTuber asli Blitar. Perempuan kelahiran 1981 itu kini tinggal bersama sang suami, Paul Dobson, sekaligus dengan ketiga anaknya di Hong Kong. Tak ayal jika konten-kontennya berisi mengenai kegiatan sehari-hari selama ia di sana. Selain tema jalan-jalan di Hong Kong, Rosidah juga kerap mengunggah konten memasak menu-menu khas rumahan.

Perempuan berhijab ini dulunya hanya seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW), namun semenjak 2013 ia mulai menjajal terjun di dunia YouTube. Kini kanalnya telah memiliki 1,54 juta subscriber. [fyi/bjo]


Apa Reaksi Anda?

Komentar