Iklan Banner Sukun
Ragam

Mengenal Virus Ransomware yang Serang Komputer BI, Lengkap Cara Menangani Serangannya

Ilustrasi laptop yang terkena virus. (Foto: Junior Teixeira, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Kasus pencurian data yang dialami oleh Bank Indonesia beberapa waktu lalu menjadi perbincangan banyak orang.

Sebabnya ada sejumlah ratusan komputer milik Bl yang dikabarkan diserang oleh ransomware. Lalu apa sebenarnya virus ransomware itu?

Geng yang menamakan diri sebagai ransomware Conti mengaku telah mendapatkan file dengan besar lebih dari 70GB yang diperoleh dari perangkat-perangkat milik Bank Indonesia dari berbagai cabang di Indonesia.

Mereka mengaku jika sekitar 200 komputer di Indonesia sudah terinfeksi ransomware. Tentunya hal tersebut membuat banyak orang menjadi takut dengan virus ransomware.

Meski sebenarnya jenis malware ini sudah ada sejak lama dan sempat populer pada tahun 2017 lalu dengan WanaCry. Namun sejak virus ransomware kembali ramai pasti masih ada sebagian orang yang tidak mengetahui tentang virus ini.

Berikut ini dampak virus ransomware yang diberikan kepada korban, cara mendeteksi, juga cara untuk mengatasi.

Mengenal Ransomware

Ransomware adalah salah satu jenis malware yang dapat menyegel data milik korban. Jika data itu telah disegel, maka korban sama sekali tak bisa mengakses file, aplikasi, serta database.

Ransomware biasa didesain oleh si pelaku agar menargetkan jaringan, database, dan server sehingga bisa meminta tebusan uang dalam jumlah yang besar.

Cara Ransomware Bekerja

Ransomware memakai enkripsi asimetrik, sebuah sistem kriptografi yang menggunakan key untuk mengenkripsi dan mendekripsi file.

Ada beberapa variasi tentang bagaimana ransomware mampu masuk ke perangkat korban. Ada yang didistribusikan dengan jalan email spam, sampai ke software bajakan yang di dalamnya sudah berisikan file ransomware.

Cara Deteksi Ransomware

Tidak seperti spyware yang bersembunyi pada sistem korban, virus ini terang-terangan akan memberi informasi bahwa file, software, serta database di perangkat korban telah disegel.

Sehingga untuk membuka segel, korban dimintai uang tebusan dalam jumlah cukup besar yang biasa dikirim dalam bentuk uang digital.

Cara Menangani Ransomware

Sebenarnya ransomware ini tidak menyerang hardware milik korban, jadi menginstall ulang sistem operasi menjadi salah satu hal yang dapat dilakukan guna menyelesaikan masalah itu.

Tetapi jika ada banyak data penting yang tersegel, ada baiknya untuk melaporkan insiden pada pihak berwenang. Itulah beberapa hal seputar virus ransomware, cara mendeteksi, hingga mencegah menanggapi serangannya. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar