Iklan Banner Sukun
Ragam

Mengenal Tumbleweed, Tanaman Menggelinding yang Kerap Muncul di Film Kartun

Ilustrasi tumbleweed, tanaman menggelinding yang kerap muncul di film kartun. (Unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Mungkin bagi penggemar film atau kartun koboi, sudah tidak asing lagi dengan sesuatu yang menggelinding di daerah gurun atau padang pasir. Di dunia nyata, hal tersebut memang ada. Masyarakat kerap menyebutnya sebagai tumbleweed.

Tumbleweed merupakan tanaman berjenis rerumputan yang tingginya bisa mencapai 1,8 meter. Tanaman ini sebenarnya memiliki siklus layaknya tanaman lain. Tumbleweed tumbuh dari akar, menjadi rumput berbunga, hingga menjadi tua dan kering.

Namun, pada fase mengering inilah yang menjadikannya sesuatu yang unik. Ketika memasuki musim panas, tumbleweed yang mengering akan melepaskan diri dari akarnya. Sehingga lebih mudah tertiup angin dan menggelinding. Pada saat seperti ini pula, tumbleweed menebarkan biji-biji kering yang berada pada batangnya.


Tanaman ini pertama kali ditemukan di Kota Dakota Selatan, Amerika Serikat. Tak ayal jika tumbleweed dengan mudah dijumpai di wilayah Amerika Serikat. Selain di sana, tanaman ini juga ditemukan di beberapa tempat lain, seperti sebagian daerah di Rusia, China, Eropa, Afrika, hingga Australia.

Meski terkesan lucu dan unik, tapi sebagian masyarakat menganggapnya sebagai tanaman pengganggu. Seperti yang terjadi di Amerika Serikat, tanaman ini banyak memenuhi pekarangan rumah. Sehingga para warga merasa kerepotan untuk membersihkannya.

Selain itu, tumbleweed juga kerap membuat properti penduduk sekitar rusak. Sebagai contoh, pada tahun 2018 di California tanaman ini bahkan hampir mengubur kota tersebut. Bahkan, tak jarang pula tumbleweed yang menggelinding di jalanan membuat lalu lintas terganggu. Bahkan, beberapa kasus kecelakaan terjadi karena tumbuhan ini.

Tumbleweed yang kering nyatanya juga mudah terbakar dan dianggap sebagai salah satu penyumbang kepunahan tanaman asli di daerah Amerika Serikat. Tak ayal, jika tumbleweed dianggap sebagai gulma pengganggu. (Fyi/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar