Iklan Banner Sukun
Ragam

Jangan-jangan Anda Mengalaminya!

Mengenal Istilah Cookie Jarring, Hubungan Tanpa Komitmen yang Menjebak

Ilustrasi hubungan yang cookie jarring (The Hk, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Anda mungkin pernah lihat kue yang disusun di dalam toples. Kue itu memang terlihat cantik. Namun, ternyata teknik menyusun kue di dalam toples ada arti lainnya di dalam hubungan percintaan. Cookie jarring jika diterjemah sepintas dalam bahasa Indonesia berarti kue di dalam toples.

Tapi, istilah ini juga ada artinya dalam hubungan asmara. Layaknya kue dalam toples yang isinya banyak, dalam hubungan asmara, istilah cookie jarring berarti seseorang yang senang berhubungan dengan beberapa orang, dan hanya menjadikan mereka sebagai cadangan. Jelas tidak ada yang namanya komitmen saat menjalin hubungan jenis ini.

Tentu ada alasan dibalik semua hal. Termasuk, alasan mengapa orang melakukan ‘Cookie Jarring’. Biasanya, mereka yang melakukan hal tersebut karena mereka merasa takut kesepian. Mereka selalu butuh orang lain, oleh sebab itu, mereka berhubungan dengan banyak orang agar saat satu dari mereka hilang, masih ada cadangan masih bisa menunggu.

Beberapa tanda jika Anda terjebak dalam hubungan yang cookie jarring: Pertama, dia tidak pernah berusaha untuk kamu. Hubungan yang bertepuk sebelah tangan, ketika Anda selalu ada untuk dia. Sebaliknya dia justru tidak pernah berusaha ada untuk Anda.

Kedua, apabila anda membahas soal rencana masa depan bareng dia, dia akan cenderung menghindar. Hal ini dilakukan karena dia enggan terjebak dalam hubungan yang terlalu serius. Selain itu, ini dilakukan karena sejatinya mereka masih memiliki banyak cadangan di luar.

Ketiga, tidak ada satupun orang terdekat dari dia yang dikenalkan ke kamu. Biasanya dia tidak pernah melibatkan kamu dalam rencana hidupnya. Mereka seolah hidup inklusif dan tidak terikat jika berkaitan dengan urusan pribadi.

Keempat, kadang sikapnya manis, tapi kadang dia bisa berubah jadi super cuek. Ini menjadi strategi yang dia lakukan untuk menjaga agar anda bisa tetap dalam cengkramannya. Bisa jadi anda hanya dijadikan cadangan yang kesekian dengan praktik ini.

Kelima, akan ada saatnya dia bosan, lalu akan melangkah pergi begitu saja tanpa aba-aba. Cookie jaring mengarahkan pada perilaku ghosting. Dia hanya hadir sepintas, dan tidak ada arah serius. Dia memilih pergi karena sudah merasa bosan, lalu beralih pada hati lain. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar