Iklan Banner Sukun
Ragam

Mengenal Angiosarcoma, Kanker Langka yang Renggut Nyawa Virgil Abloh

(Foto: Instagram, @virgilabloh)

Surabaya (beritajatim.com) – Duka tengah menyelimuti industri fashion, setelah kepergian salah satu perancang busana Virgil Abloh. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di usia ke 41 pada Minggu, 28 November.

Disebutkan bahwa Abloh telah mengidap salah satu kanker ganas dan langka, yakni angiosarcoma jantung. Ia harus menanggung segala rasa sakitnya ini selama 4 tahun.

Lalu, sebenarnya apa itu angiosarcoma jantung?

Angiosarcoma atau sarcoma jantung merupakan jenis tumor ganas primer yang langka dan terjadi di jantung. Kanker jenis ini berkembangdi lapisan dalam pembuluh darah dan pembuluh getah bening.

Meski bisa terjadi di bagian tubuh apa saja, sarcoma paling sering ditemukan di kulit payudara, hati, dan limpa. Selain itu, tumor ini dapat terjadi di permukaan luar jantung, di dalam satu atau lebih ruang jatung, atau di dalam jaringan otot janrung.

Umumnya, sarkoma jantung terjadi di atrium kanan yang memberi dampak pada aliran masuk atau keluar darah. Jika tumor terletak di pericardium (kantung tipis yang mengelilingi jantung), maka cairan dapat menumpuk dan mempengaruhi kemampuan jantung untuk memompa darah.

Standard Health Care mengatakan apabila sarkoma jantung telah menyebar ke bagian tubuh lainnya, maka akan timbul gejala-gejala. Seperti terjadinya pembengkakan pada kaki, tungkai, pergelangan kaki, perut, serta distensi vena di leher. Lalu yang paling umum adalah nyeri dada, sesak napas, kelelahan dan palpitasi.

Hingga kini, penyebab pasti dari angiosarkoma masih belum diketahui. Dugaan sementara dari para ahli karena adanya perubahan struktur (mutasi) gen yang terjadi pada lapisan pembuluh darah maupun getah bening.

Meski begitu, beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena angiosarkoma seperti terapi radiasi, pembengkakan akibat kerusakan pembuluhh getah bening, paparan bahan kimia secara terus menerus pada tubuh.

Untuk mengetahuinya, deteksi bisa dilakukan dengan berbagai tes, seperti ekokardiogram, CT scan, MRI scan, atau rontgen dada. Sementara untuk mengobatinya, sebenarnya sama dengan jenis kanker lainnya. Bisa diobati asalkan dengan penanganan yang tepat, dan bergantung dari lokasi kanker tersebut berasal.

Biasanya, langkah awal yang diambil oleh penderita adalah dengan melakukan operasi, yang mana bertujuan untuk mengangkat sel-sel kanker serta beberapa jaringan sehat di sekitarnya. Dengan catatan, sel-sel kanker tersebut belum membesar atau menyebar.

Langkah kedua yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan terapi radiasi atau kemoterapi. [mnd/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati