Iklan Banner Sukun
Ragam

Mengapa Pemain Asal Inggris Punya Harga Tinggi? Ini Alasannya

(Foto: Twitter, @JackGrealish)

Surabaya (beritajatim.com) – Bagi penggemar sepakbola di seluruh dunia mungkin akan sering terlintas dalam pikiran, alasan mengapa pemain Inggris begitu mahal? Banyak pihak yang aneh saat Manchester United lebih memilih Harry Maguire ketimbang Matthijs de Ligt. Padahal publik tahu jika de Ligt yang masih berusia 19 tahun punya pengalaman lebih baik ketimbang Maguire.

Ada pula nama pemain kebangsaan Inggris seperti Ben White, Jadon Sancho, dan Jack Grealish yang membuat orang terheran-heran dengan harganya. Alasan paling kuat kenapa pemain Inggris harganya cukup bahkan tidak masuk akal karena adanya aturan pemain homegrown.

Pemain homegrown sendiri merupakan pemain lokal yang usianya 21 tahun serta merupakan pemain asli lulusan akademi klub di negara Inggris. Selain itu, aturan homegrown juga berlaku bagi pemain di luar Inggris yang telah menghabiskan 3 musim di Inggris ketika berusia 16-21 tahun.

Dengan keberadaan aturan itu, maka tidak heran jika Setan Merah rela menebus Harry Maguire dari Leicester dengan harga 87 juta poundsterling. Meski, hanya sedikit prestasi yang bisa ditawarkan oleh pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu.

Kasus lain, klub Arsenal yang membeli Ben White dengan harga 50 juta poundsterling padahal ia juga minim prestasi. Alasannya adalah karena Ben White berstatus

pemain homegrown. Aturan homegrown tersebut mewajibkan klub Premier League memiliki setidaknya 8 pemain yang berstatus sebagai pemain homegrown.

Oleh karena itu, banyak klub besar Inggris rela gelontorkan dana banyak. Sumber pendanaan klub di EPL pun tidak mengkhawatirkan. Sebab, rata-rata klub Inggris dimiliki oleh konglomerat tingkat miliarder. Selain itu, sumber dana melimpah mengalir dari uang dari hak siar yang didapatkan dari Premier League.

Alasan terakhir mahalnya pemain asal Inggris yaitu karena framing pemberitaan media. Sudah jadi rahasia umum jika kebanyakan media Inggris suka overrated atau bahkan melebih-lebihkan para pemain Premier League, terutama pemain asli Inggris.

Sebabnya ketika seorang pemain bermain bagus dalam satu musim, bahkan hanya beberapa pertandingan, mereka tidak segan memujinya setinggi langit. Akibat dari itu, klub besar mengincar pemain tersebut sehingga klub dari pemain yang namanya meroket akan memasang harga tinggi. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar