Iklan Banner Sukun
Ragam

Menelusuri Jejak Ejaan di Indonesia Dari Zaman ke Zaman

(Foto: Joel Muniz, Unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Sejarah perkembangan di Indonesia tidak hanya terjadi pada kehidupan sosial dan ekonomi. Bahasa yang digunakan dalam rupa ejaan juga mengalami perubahan dan perkembangan. Sebab bahasa memang bersifat dinamis, yang artinya terus alami perubahan sesuai kebutuhan zaman. Berikut ini perkembangan ejaan di Indonesia dari zaman ke zaman.

Tahun 1901 (Ejaan van Ophuijsen)

Ini merupakan pedoman resmi ejaan pertama setelah dalam waktu lama bahasa Indonesia disebut sebagai bahasa Melayu. Ejaan van Ophuijsen masih mendapat banyak sekali interupsi dari bahasa Melayu.

Tahun 1947 (Ejaan Soewandi)

Sebutan ejaan ini dinukil dari nama Mr. Raden Soewandi yang kala itu punya jabatan sebagai Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan. Ejaan ini juga dikenal sebagai Ejaan Republik. Ejaan ini merupakan perkembangan dari ejaan van Ophuijsen

Tahun 1954 (Ejaan Pembaharuan)

Meski tidak resmi diakui dalam undang-undang, Ejaan Soewandi pernah diubah menjadi Ejaan Pembaharuan. Pada ejaan pembaharuan memang tidak terlalu jauh berbeda dengan ejaan Soewandi.

Tahun 1959 (Ejaan Melindo)

Lima tahun berselang usai Ejaan Pembaharuan hadir, pedoman ejaan diubah menjadi Melindo (akronim dari Melayu-Indonesia). Ejaan ini bernasib sama dengan ejaan sebelumnya karena tidak diresmikan dalam narasi undang-undang

Tahun 1967 (Ejaan LBK)

LBK merupakan kependekan dari (Lembaga Bahasa dan Kesusastraan). Pada pedoman ejaan LBK, pelafalan asing mulai diserap, seperti /x/ dalam bahasa Inggris menjadi /ks/ dalam bahasa Indonesia.

Tahun 1972 (Ejaan yang Disempurnakan)

Ejaan yang Disempurnakan atau disingkat dengan EYD berlaku pada masa menteri pendidikan Mashuri Saleh. Pedoman ejaan ini meresmikan huruf “f”, “v”, “q”, “x”, dan “z” sebagai bagian dari bahasa Indonesia. EYD ini cukup lama digunakan hingga kurun tahun 2014-an akhir. Jika dihitung, EYD jadi ejaan yang memiliki usia paling lama.

Tahun 2015 Ejaan Bahasa Indonesia

Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) ini merupakan ejaan yang dipakai saat sejak tahun 2015 hingga saat ini. EBI memang tidak jauh berbeda dengan EYD. Hanya saja ejaan ini mengadopsi beberapa kata serapan, juga melakukan beberapa penyempurnaan pada kaidah bahasa Indonesia. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar