Iklan Banner Sukun
Ragam

Mencium Sesuatu Tapi Tidak Ada Wujudnya, Mistis atau Medis?

(Foto: Petr Sidorov, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – kita sering mendengar bahwa jika ada bau ketela bakar, maka kemungkinan di sana ada genderuwo. Dan tidak sedikit juga orang yang pernah mengalami hal ini. Mungkin tidak persis bau ketela bakar, bisa juga wewangian atau bau busuk. Tetapi, tidak menemukan seuatu di sekitar yang bisa dianggap sebagai sumber bau.

Munculnya sesuatu yang tidak masuk ke dalam logika masyarakat umum tentu membuat seseorang berspekulasi. Hal ini kemudian akrab dianggap tanda jika ada makhluk tak kasat mata yang mendekat. Masyarakat Indonesia percaya bahwa di dunia ini manusia hidup berdampingan dengan makhluk halus. Meski sebagian besar dari mereka tak dapat melihatnya secara kasat mata, namun kepercayaan mengenai tanda munculnya bau bauan adalah bukti bahwa jin atau setan ada di sekitar mereka.

Sebagai orang awam yang tidak memiliki indra keenam atau kemampuan istimewa lain, tentu wajar jika tidak mempercayainya. Semua tergantung pada penilaian masing masing individu. Namun, terlepas dari adanya alasan-alasan berbau mistis, ternyata munculnya aroma tertentu pada suatu waktu yang dianggap aneh karena tidak ada wujudnya bisa dikaitkan dengan alasan medis.

Seseorang yang merasakan penciuman yang aneh mungkin memang sedang mengalami Phantosmia atau halusinasi penciuman. Orang yang menderita penyakit ini biasanya tidak hanya mengalaminya sekali atau dua kali, yang secara tiba-tiba tercium kemudian hilang. Karena ada juga yang merasa mencium aroma tertentu secara terus menerus.

Fenomena mencium bau yang tak ada sumbernya ini juga kerap disebut masyarakat sebagai bau hantu. Jika dijelaskan secara medis, hal tersebut dapat terjadi karena gangguan saraf otak atau adanya infeksi dalam saluran pernafasan. Selain itu, orang-orang yang mengalami depresi, epilepsi, radang sinus, hingga tumor otak juga kerap mengalami halusinasi penciuman.

Tidak sedikit artikel kesehatan bahkan menjelaskan bahwa Phantosmia menjadi salah satu gejala baru dari virus corona atau Covid-19. Ketika mengalami situasi tersebut, tak jarang akan mengganggu kehidupan seseorang. Mulai dari mencemari makanan yang hendak dikonsumsi hingga kasus yang paling parah seperti pikiran ingin bunuh diri. Jadi, untuk memastikannya bisa berkonsultasi ke dokter. [fyi/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar