Iklan Banner Sukun
Ragam

Masya Allah! 70 Ribu Ahli Kubur Selamat dari Siksaan karena Sholawat

Ilustrasi Doa (Sumber foto : jcomp, freepik.com)

Surabaya (beritajatim.com) – Sudah menjadi rahasia umum bahwa sholawat memiliki keutamaan yang dashyat bagi umat Muslim yang membacanya.

Namun, berdasarkan suatu kisah, sholawat juga dapat menyelamatkan para ahli kubur dari siksaan. Kisah ini bisa menjadi inspirasi bagi umat Muslim untuk membaca sholawat.

Mengutip dari situs jatim.nu.or.id pada Sabtu (24/9/2022), Syekh Yusuf bin Ismail an-Nabhani dalam kitab Afdlalus Shalawât ‘alâ Sayyidis Sâdât menceritakan kisah tentang sholawat.

Dalam cerita itu disebutkan Al-Hafidh as-Sakhawi pernah mengisahkan, seorang ibu datang menghadap kepada Syekh Hasan al-Bashri. Ibu tersebut bercerita kepada sang Ulama tentang anak perempuannya yang telah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya.

“Saya ingin bermimpi melihatnya, syekh,” katanya kemudian.

Melihat keinginan sang ibu yang begitu kuat Syekh Hasan al-Bashri kemudian memberi beberapa amalan untuk dilakukan.

“Setelah shalat Isya lakukanlah shalat sunah empat rakaat. Di setiap rakaatnya bacalah surat al-Fatihah dan at-Takatsur sekali. Setelah itu tidurlah dengan posisi miring sambil membaca sholawat kepada Nabi sampai dengan engkau tertidur,” ujarnya

Maka sang ibu mengamalkan apa yang diajarkan oleh Syekh Hasan. Di dalam tidurnya Ia bermimpi melihat anak perempuannya dalam keadaan disiksa. Ia memakai pakaian dari api, kedua tangannya dibelenggu dan kedua kakinya diikat dengan rantai api.

Ketika terbangun dari tidurnya sang ibu segera menemui Syekh Hasan dan menceritakan apa yang dilihatnya dalam mimpi. Mendengar cerita dari sang ibu, Ia memberi saran untuk bersedekah dengan harapan Allah berkenan mengampuni anak perempuannya.

Pada malam harinya Syekh Hasan bermimpi seakan berada di pertamanan surga. Di sana ada sebuah kasur yang terbentang. Di atasnya ada seorang perempuan berwajah elok dengan mahkota cahaya bertanggar di kepalanya.

Kepada Syekh Hasan perempuan itu berkata:

“Ya Hasan, kau mengenaliku?”

“Tidak,” jawabnya.

Perempuan itu mengatakan:

“Aku adalah anak perempuan dari seorang ibu yang kau perintahkan untuk membaca sholawat.”

Syekh Hasan seperti tak percaya.

“Ibumu itu menceritakan tentang dirimu bukan dengan keadaan seperti ini,” katanya.

“Apa yang disampaikan ibuku itu memang benar adanya,” timpal perempuan itu.

“Lalu apa yang menjadikanmu mendapatkan kemuliaan seperti ini?”

“Kami ada tujuh puluh ribu jiwa yang sedang mengalami siksaan sebagaimana diceritakan ibuku kepadamu. Satu hari seorang yang shalih lewat di pemakaman kami sambil membaca sholawat Nabi sekali dan menghadiahkan pahalanya untuk kami. Allah menerima sholawat yang dibacanya itu dan membebaskan kami semua dari siksaan, sebab berkah dari laki-laki saleh tersebut. Kini sampailah aku pada derajat sebagaimana yang engkau lihat ini.”

Bila tujuh puluh ribu ahli kubur bisa diselamatkan dari siksaan hanya dengan satu kali shalawat saja, maka bagaimana dengan orang yang membacanya?

Semoga kisah di atas bisa menginspirasi para umat Muslim dalam mengamalkan sholawat dan beribadah. (nap)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev