Iklan Banner Sukun
Ragam

Mampu Menguatkan Janin, Ini Sederet Vitamin yang Baik Bagi Ibu Hamil

(Foto: Freestockorg, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Menjaga asupan makan yang bergizi juga harus diimbangin dengan konsumsi vitamin yang baik bagi ibu hamil. Hal ini diperlukan untuk mengimbangi metabolisme ibu yang berubah dengan cepat serta kesehatan janin.

Melansir dari The Well Nest, Jumat (15/10/2021) sebuah penelitian menyatakan bahwa efek nutrisi prenatal dapat mengalir hingga dewasa. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui vitamin yang dibutuhkan ibu hamil, serta kebutuhan suplemen dan makronutrien tambahan. Lalu apa saja? berikut ulasannya:

Asam folat

Asam folat merupakan vitamin B yang penting untuk perkembangan tabung saraf janin yang merupakan struktur awal otak dan sumsum tulang belakang. Sebagai informasi tambahan, tabung saraf biasanya mulai terbentuk dalam tiga hingga empat minggu setelah pembuahan. Oleh karena itu, asam folat dapat memainkan peran penting untuk mendukung perkembangan otak dan tulang belakang yang sehat.

Anda bisa mendapatkan asam folat dari biji-bijian, polong-polongan sayuran hijau. Para ahli dari American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan agar ibu hamil mengonsumsi 600 mikrogram asam folat setiap hari melalui vitamin prenatal.

Vitamin D

Tidak hanya untuk ibu hamil, vitamin D juga penting untuk semua orang. Namun, karena janin bergantung pada asupan vitamin D dari ibunya, mengonsumsi cukup vitamin ini selama kehamilan sangat penting. Faktanya, 40 hingga 98 persen wanita hamil di seluruh dunia kekurangan vitamin D. Bagi ibu hamil, vitamin D memainkan peran dalam perkembangan tulang dan gigi janin.

Tinjauan sistematis tahun 2014 mengungkapkan bahwa status vitamin D ibu memengaruhi berat lahir bayi, massa tulang, kadar kalsium, serta penting untuk kesehatan mata dan kulit. Anda bisa mendapatkan vitamin D dari cahaya matahari serta suplemen vitamin D.

Kolin

American Medical Association menyebut kolin sebagai nutrisi “pembangun otak”. Nutrisi yang baru ditemukan ini dipuji karena potensinya untuk meningkatkan perkembangan otak janin. Kolin membantu pertumbuhan sel dan jaringan, serta ekspresi gen.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menambahkan kolin ke makanan ibu hamil dapat membantu melindungi terhadap kelainan saraf dan metabolisme tertentu. Anda disarankan untuk mengonsumsi susu, ayam, telur, daging sapi, serta produk yang mengandung kedelai. [rsf/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar