Iklan Banner Sukun
Ragam

Lebih Bagus Mana Sih Kopi Panas atau Kopi Dingin? Pahami Yuk

Penyajian kopi dengan tambahan gula yang mempengaruhi kandungan minuman. (Pixabay)

Surabaya (beritajatim.com) – Ngomong – ngomong soal kopi memang tak akan ada habisnya, lantaran minuman yang bisa dinikmati baik dingin maupun panas ini sangat digandrungi oleh masyarakat, baik dewasa maupun remaja.

Selain itu, dengan mengonsumsi kopi bisa membuat tubuh Anda menjadi lebih bertenaga, dan dapat menurunkan berat badan.

Minuman yang bisa dinikmati saat santai ataupun sebagai teman camilan ini memang memiliki berbagai jenis, mulai dari filter, tubruk, hingga fancy coffe dengan aneka bahan tambahan.


Selain itu pada dasarnya minum kopi secara teratur dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, kanker, depresi, dan berbagai penyakit yang berkaitan dengan gangguan saraf, misalnya Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) dan Parkinson.

Meskipun belum diketahui secara pasti apa manfaat kesehatan dalam penyajian yang berbeda tersebut, namun menurut laporan dari NIH-AARP Diet and Health Stydy menjelaskan bahwa minum satu cangkir kopi setiap hari dapat mengurangi risiko kematian dini sebesar 6 persen.

Lalu, mana yang lebih baik, minum es kopi atau kopi panas? Seorang profesor epidemiologi dan gizi di Harvard T.H Chan School of Public Health, Frank Hu, MD. PhD., mengatakan bahwa suhu pembuatan kopi tidak berpengaruh terhadap kandungan nutrisi kopi. Kalau soal rasa tentunya tergantung pada selera masing-masing individu.

Secangkir kopi hitam panas ataupun segelas es kopi sebenarnya memiliki hampir nor kalori dan tidak mempunyai nilai gizi. Selain itu kopi dengan suhu berbeda ini akan tidak mengandung karbohidrat,lemak, protein, dan makronutrien jika diminum tanpa gula. Namun hal ini akan berubah jika ditambah perasa.

Jika ingin membandingkan mana yang kandungan kafeinnya lebih kuat antara es kopi dan kopi panas, sebenarnya keduanya sama saja. Pasalnya, es kopi pun pada mulanya dibuat dari seduhan air panas yang kemudian ditambahkan es batu. Akan tetapi, efek dari kafein pada es kopi akan lebih cepat timbul ke permukaan daripada kopi panas.

Meski efek kafein dalam es kopi akan lebih tinggi daripada kopi hangat, namun soal rasa tidak akan seas am kopi tubruk hangat. Lantaran ata-rata kopi dingin memiliki kadar pH 6,31 yang berlawanan dengan versi panasnya yang mengandung pH 5,48 — pada skala pH, semakin rendah angkanya semakin asam sifat zat tersebut.

Pasalnya, air panas yang digunakan untuk menyeduh kopi akan mengeluarkan asam yang lebih pekat dari biji kopi. Sementara es batu akan lebih mengencerkan konsentrat kopi sehingga rasanya pun lebih jinak. (frs/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev