Iklan Banner Sukun
Ragam

Lamban Sembuhkan Luka Hingga Sulit Tangani Stres, Ini Tanda Kurang Makan Sayur

(Foto: Sharon Pittaway, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Semua sayuran mengandung vitamin, mineral, dan serat makanan yang menyehatkan. Inilah mengapa jika Anda kurang mengonsumsi sayuran, maka manfaat yang harusnya diterima tubuh menjadi berkurang. Berikut ini beberapa ciri jika Anda kekurangan makan sayur:

Lamban menyembuhkan luka

Jarang mengonsumsi sayuran yang mengandung vitamin C akan menyebabkan Anda mudah memar, gusi berdarah, kelemahan, kelelahan, ruam, serta menurunkan tingkat penyembuhan. Seperti dilansir dari Boldsky, Selasa (26/10/2021) inilah mengapa Anda sangat disarankan untuk mengonsumsi sayuran yang kaya akan vitamin C seperti paprika merah, cabai merah, kangkung, sayuran berdaun hijau tua, brokoli, kubis, serta tomat.

Daya tahan tubuh melemah

Tak hanya lambat dalam proses penyembuhan luka, kurangnya mengonsumsi sayuran yang mengandung vitamin C dapat menyebabkan daya tahan tubuh Anda menurun. Selain itu tubuh Anda juga akan sering sakit karena ketidakmampuan tubuh dalam menangkal radikal bebas seperti virus dan bakteri.

Beberapa ahli kesehatan menyarankan untuk mengonsumsi sayuran berdaun hijau tua yang akan membantu memperkuat sistem kekebalan Anda dan memberi antioksidan serta zat besi yang berlimpah.

Mudah lelah

Jika Anda merasa lelah sepanjang waktu, artinya Anda kekurang zat folat atau asam folat. Kekurangan zat tersebut dapat menyebabkan kelelahan hingga anemia. Asam folat juga berperan dalam sintesis dan perbaikan DNA. Zat ini juga biasa disebut dengan vitamin B9 yang dapat ditemukan dalam sayuran berdaun hijau tua seperti daun kacang merah, asparagus, lentil, bayam, dll.

Ingatan berkurang

Jika Anda masih muda namun sering pelupa, bisa jadi otak Anda kekurangan lutenin. Zat ini terbukti ampuh meningkatkan memori dan daya ingat. Lutenin sering ditemukan dalam wortel, sayuran hijau, brokoli, jagung dan tomat. Nutrisi ini juga dapat membantu melindungi mata Anda dari katarak dan degenerasi macula, yakni dua gangguan mata yang sering terjadi.

Sulit menangani stres

Mengonsumsi makanan tertentu dapat memengaruhi tingkat stres Anda secara signifikan. Peradangan adalah respons alami tubuh Anda terhadap stres, dan jika Anda tidak menangani stres dengan baik, peradangan dapat memiliki efek merusak pada tubuh Anda.

Untuk menghindarinya para ahli menganjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung senyawa anti inflamasi seperti salmon, tuna, paprika berwarna terang, tomat, minyak zaitun, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, buah-buahan seperti stroberi, blueberry, ceri dan jeruk. [rsf/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar