Ragam

Kulit Kering Akibat Cuaca Ekstrim, Ini Cara Mengatasinya

(Foto: Aiony Haust, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Kulit kering menjadi persoalan yang lumrah dialami apalagi saat cuaca ekstrim seperti musim kemarau saat ini. Kondisi tersebut terjadi karena kulit Anda tidak mampu mempertahankan kelembapannya.

Melansir dari laman kesehatan Havard University, Rabu (8/9/2021) selain perubahan iklam, faktor lain yang dapat menyebabkan kulit kering karena terlalu sering mandi, pengunaan sabun yang tidak cocok dengan kulit, serta faktor usia. Kulit kering juga dapat menyebkan kemerahan, gatal, hingga mengelupas. Hal ini karena kandungan air pada epidermis (lapisan kulit terluar) dipengaruhi oleh tingkat kelembapan di sekitarnya. Jika Anda sedang mengalami permasalahan tersebut, berikut ini beberapa tips yang wajib Anda coba:

Pakai pelembab kulit

Orang sering kali lupa mengaplikasikan pelembab kulit mereka, jika kulit sudah terasa kering maka mereka baru akan memakainya. Padahal pelembab kulit berperan untuk merehidrasi lapisan atas sel kulit dan mengunci kelembapan. Melansir dari Byrdie, Joshua Zeichner, MD, dokter kulit dan direktur Penelitian Kosmetik & Klinis dalam Dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai di Kota New York mengatakan, untuk memilih pelembab kulit yang memiliki bahan-bahan efektif seperti Humektan, petrolatum, serta Emolien yang dapat melembabkan sekaligus menghaluskan kulit.

Menjaga asupan air putih

Mengonsumsi air putih yang cukup tidak hanya baik bagi kesehatan tapi juga menjaga kelembapan kulit Anda. Sebuah studi mengatakan, asupan air putih yang seimbang dapat membuat kulit Anda sehat, bercahaya, dan tampak lebih muda. Ketika kulit tidak mendapatkan jumlah air yang cukup, maka akan dehidrasi dan menyebabkan kulit menjadi terkelupas, kering dan gatal. “Institute of Medicine, merekomendasikan untuk meminum 13 gelas air bagi pria dan 9 gelas air bagi wanita,” kata, Margarita Lolis, MD, seorang dokter kulit dan ahli bedah di Schweiger Dermatology Group, Hackensack, Kota New York.

Hindari mandi air panas

Cuaca extream seperti musim penghujan kadang membuat kita berinisiatif mandi dengan air panas. Namun cara ini justru akan membuat kulit Anda makin kering. “Kulit kering adalah penyebab paling umum dari kulit yang gatal dan teriritasi sehingga penting untuk menghindari mandi air panas atau menggunakan air yang terlalu panas,” kata Dr. Harry Dao, asisten profesor dermatologi di Baylor. Sebaliknya Dr. Harry Dao menyarankan untuk mandi menggunakan air hangat suam-suam kuku. (rsf/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar