Iklan Banner Sukun
Ragam

KonMari, Seni Bersih-Bersih Versi Marie Kondo

Ilustrasi (foto : Matilda W, Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Bagi beberapa orang, melakukan kegiatan bersih-bersih adalah hal yang melelahkan. Ada yang memilih menggunakan jasa asisten rumah tangga untuk membersihkan keseluruhan rumah.

Berbeda dengan Marie Kondo, seorang perempuan asal Jepang yang menulis buku tentang kegiatan beres-beres yang membuat bahagia. Bukunya ini berjudul The Life Changing Magic of Tidying Up, menjadi sangat popular dan menginsipirasi banyak orang.

Metode yang digunakan Marie banyak dikenal sebagai KonMari. Metode ini nyatanya berhasil membawa perubahan kepada orang-orang yang telah mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Metode milik ahli kerapian ini bukannya mengajarkan hal-hal seperti membersihkan debu atau menguras bak mandi. Tapi kita juga akan diajarkan bagaimana merapikan rumah, dimulai dari mensortir barang-barang yang tidak terpakai. Cukup menyimpan barang yang menurut kalian bisa menularkan aura kebahagiaan. Tumpukan barang tidak berguna rupanya bisa memicu stress, dikarenakan rasa sumpek akibat ruangan yang terasa penuh.

Prinsip Marie sederhana, ia percaya hidup seseorang bisa berubah hanya dengan beres-beres barang. Perubahan ke yang lebih baik tentunya.

Dalam bukunya yang terbit pada tahun 2011 silam pun Marie tak langsung merujuk pada tips membersihkan rumah. Ia ingin memancing komitmen pembaca dengan pertanyaan-pertanyaan seperti “Apa tujuanmu membersihkan rumah?”, “Apa yang pertama kali kamu lakukan saat tiba di rumah?”, “Rumah seperti apa yang menurutmu idea?”.

Karena menurut metode KonMari, komitmen menjadi pondasi kuat seseorang mau merapikan rumah. Kegiatan bersih-bersih seharusnya dilakukan dalam satu waktu, apabila dilakukan setengah-setengah atau dicicil, bisa membuat kebersihan tertunda dan pola pikir kita terhadap lingkungan pun berbeda.

Cara metode KonMari pun berbeda dari tips yang biasa diberikan. Apabila banyak saran mengatakan untuk mulai membersihkan rumah di mulai dari ruangan seperti dapur, kamar mandi, dan ruangan lainnya, metode ini menganjurkan kita untuk bersih-bersih sesuai dengan kategori barang. Contohnya dimulai dari membersihkan pakaian di lemari, buku-buku di rak, dokumen penting, aksesoris, peralatan makan, dan masih banyak lagi.

Teknik ini dipercaya untuk mengantisipasi ada barang yang terlewat. Dari jenis barang yang kalian pilih, barulah kalian seleksi mana barang yang ingin disimpan. Ingat, pilih barang yang bisa membuat kalian bahagia. Tanyakan pada diri kalian sendiri, apakah barang tersebut memiliki makna penting dan membuat kehidupan kalian lebih positif.

Langkah terakhir adalah menyingkirkan barang yang tidak terpakai. Sebagian orang akan menganggap ini sulit, terlebih jika ada kenangan yang tersimpan pada barang tersebut. Tak peduli kenangan manis atau pahit. Ucapkan terimakasih atas kehadiran barang tersebut, sehingga kalian lebih mudah untuk mengikhlaskannya.

Eits, bukan berarti brang tak terpakai dibuang begitu saja. Barang yang sekiranya masih bisa digunakan oleh orang dapat kalian sumbangkan.

Bagaimana? Ini tidak rumit bukan? Tanamkan pada mindset kalian bahwa hidup yang rapi akan membawa keteraturan dan kebahagiaan. Seperti kata Marie Kondo, “Perubahan kecil bisa mengubah hidup kita seluruhnya.” [mnd/bjo]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati

Unik dan Lucu, Lomba Sugar Glider di Surabaya

Aryo Seno Bicara Organisasi Sayap PDI Perjuangan