Iklan Banner Sukun
Ragam

Kisah Haru Tukang Gorengan Lulus Jadi Prajurit TNI, Sampai Dipeluk KSAD Jenderal Dudung Abdurachman

Wisudawan Terbaik PoltekAD dipeluk Jenderal Dudung Abdulrachman

Surabaya (beritajatim.com) – Banyak orang mengira menjadi anggota TNI hanyalah kesempatan bagi mereka yang berkantong tebal. Anggapan ini bahkan melekat kuat di masyarakat.

Anggapan tersebut kini terbantahkan dengan viralnya video seorang wisudawan terbaik Poltek AD. Dia mampu membuktikan, kesempatan menjadi anggota TNI AD juga terbuka bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Kisah wisudawan ini sukses membuat warganet terharu hingga menangis. Meski harus berjuang keras, semangatnya menjadi anggota TNI tak juga padam.

Laki-laki ini harus menjadi tulang punggung keluarga. Dia yang ayahnya telah meninggal saat masih duduk di bangku SMA ini berhasil menjadi wisudawan terbaik PoltekAD.

Dalam video TikTok di akun @bangwawanbnn tersebut terlihat Sang Wisudawan Terbaik menangis haru saat memberikan kata-kata pesan dan kesan diacara seremonial tersebut karena pidatonya tersebut dibacakan langsung di depan Kasad TNI Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang saat itu turut hadir.

“Hadirin yang kami hormati. Kami tidak pernah membayangkan dapat bertemu langsung dan diwisuda oleh Bapak Kasad. Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami sekaligus pengalaman yang tidak akan pernah kami lupakan,” ujar wisudawan terbaik PoltekAD saat memberikan pidato pesan dan kesan.

@bangwawanbnn Balas @putramakasaang #bravotni ♬ suara asli – Bang Wawan

Kemudian ia pun melanjutkan pidatonya dengan membagi pengalaman beratnya sebagai tulang punggung keluarga yang meski demikian ia tidak pernah menyerah untuk mengejar mimpinya.

“Mohon izin Bapak, bagi saya pribadi ini adalah kehormatan dalam hidup saya. Mengingat saya berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Ayah saya telah meninggal saat saya kelas 1 SMA,” lanjutnya.

“Kemudian saya melanjutkan sekolah dan hidup dengan berjualan gorengan di pinggir jalan. Untuk menafkahi ibu dan kedua adik saya. Kegiatan tersebut saya lakukan dari sore setelah pulang sekolah sampai dengan tengah malam. Kemudian saya lanjutkan dengan menjadi kuli angkut sayur di pasar sampai dengan subuh,” ujar Laki-laki ini.

“Dengan imbalan yang sekedarnya. Bahkan saat musim hujan tiba kadang gorengan pun tidak laku karena terkena air hujan. Dan takut untuk pulang karena tidak membawa uang,” pungkasnya.

Pidato pemuda itu sampai membuat KSAD Jenderal Dudung Abdulrachman bergerak dari kursinya. Tak ada yang menyangka, Jenderal Dudung turun mimbar dan memeluk wisudawan terbaik tersebut.

Pemilik akun TikTok @bangwawanbnn pun memberikan beberapa caption di dalam unggahan video tersebut, “Laporan mantan tukang gorengan kepada Kasad Dudung. Mengandung Bawang.” (adg/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar