Iklan Banner Sukun
Ragam

Kiblatnya Umat Hindu Bali ada di Lumajang, Jawa Timur

(Foto: Guntur Kresno, Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Kabupaten Lumajang memang salah satu tempat di Jawa Timur yang kaya akan wisata alamnya. Salah satu spot yang kerap dikunjungi wisatawan ke Kota Pisang ini ialah destinasi gunungnya, yakni Gunung Semeru. Tidak banyak yang orang tahu bahwa gunung tertinggi di pulau Jawa ini, tak hanya sebagai tempat tujuan para pendaki saja, melainkan juga sebagai napak tilas bagi umat Hindu di Jawa dan Bali.

Gunung dianggap sebagai tempat yang suci bagi umat Hindu, hal ini dikarenakan banyaknya sumber kekayaan bagi umat manusia, terlebih sumber air hingga hasil buminya. Selain itu, gunung tertinggi di pulau jawa ini dianggap bagian dari sejarah leluhur serta sebagai pusat stabilitas dan spiritual warga tanah jawa Tak ayal jika masyarakat Hindu di Lumajang akhirnya membangun pura di lereng Semeru.

Beberapa sumber menyebutkan perbedaan tahun didirikannya Pura Mandara ini, ada yang menyebutkan dibangun pada tahun 1986, sumber lainnya menyebutkan pada tahun 60 hingga 70-an. Namun, terlepas dari itu, pura ini dipercaya sebagai pura tertua di Indonesia.

Dibangunnya tempat persembayangan ini berawal dari harapan masyarakat Hindu di Lumajang, tiga orang perintisnya ialah Mangku Sarjo Lingsir, Joyo Suseno, Jumadi Setyo. Izin mendirikan tempat ibadah Hindu tersebut tentu tidak mudah karena rencana dibangun pada daerah yang masyarakatnya di dominasi non-Hindu. Namun, karena tekad para perintis didukung dengan tingginya sikap toleransi masyarakat sekitar akhirnya jadilah pura Mandara didirikan di desa Senduro.

Sebagai tempat beribadah masyarakat minoritas, pembangunannya dianggap cukup sederhana. Pendanaannya pun hasil dari gotong royong antar umat Hindu yang membuat pembangunannya pun berjalan secara bertahap. Namun, kawasan Pura Mandara semakin berkembang, yang awalnya hanya 25 x 60 meter, kini menjadi dua hektar luasnya.

Pura yang berada di ketinggian 600-700 Mdpl ini memiliki tiga kawasan, di antaranya Wisma Mandala dan Madya Mandala. Tidak hanya itu, paling atas ada Utama Mandala yang merupakan tempat persembayangan umat Hindu. Namun, selain sebagai tempat wisata religi tak sedikit masyarakat umum non-Hindu yang kerap berkunjung ke sini. Bhakan tak hanya dikunjungi wisatawan lokal saja, melainkan dari wisatawan mancanegara.

Pura Mandara Giri Semeru Agung sebagai Pura kahyangan jagad yakni merupakan tempat pemujaan bagi seluruh umat hindu tak ayal jika banyak masyarakat bahkan luar negeri datang ke pura ini. Biasanya selain ke pura rute lainnya ialah naik ke B-29 dan turun ke kawasan Ranu Panie yang masih berada di kawasan Kabupaten Lumajang. (fyi/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar