Iklan Banner Sukun
Ragam

Ketahui Cara Istirahat yang Benar Menurut Psikolog

(Foto: Aleksandar Cvetanovic, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Padatnya aktivitas sehari-hari tentu membuat seseorang akan lebih mudah mengalami kelelahan, overthinking, hingga mungkin stres. Jika sudah demikian, tentu hal yang perlu dilakukan adalah dengan meluangkan waktu untuk istirahat atau berhenti sejenak dari rutinitas yang super padat tersebut.

Mungkin kebanyakan orang memilih istirahat dengan cara tidur atau mengalihkan dengan aktivitas yang lebih ringan seperti menonton tv, makan, membaca novel, dan pergi ke suatu tempat hiburan. Meski sudah istirahat, namun ada saja orang yang merasa masih lelah, masih penuh dengan fikiran-fikiran yang membebani hati dan pikiran.

Hal ini bisa saja terjadi karena cara istirahat yang mungkin kurang tepat. Menurut psikologi ada beberapa cara istirahat yang tepat yang bisa dilakukan agar dapat menjaga produktivitas.

Physical rest

Physical rest atau istirahat fisik mungkin yang paling sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Salah satu di antaranya ialah dengan tidur beberapa jam dalam sehari. Hal lain yang bisa dilakukan ialah dengan pijat, agar otot-otot tubuh jadi tidak kaku setelah bekerja begitu berat.

Sensory rest

Panca indera juga perlu istirahat, jika mata lelah karena berhadapan dengan laptop, ya tentu istirahat yang tepat dengan memejamkan mata, olahraga mata, atau melihat sesuatu yang bisa merelaksasikan mata kembali, seperti melihat suasana hijaunya taman atau lainnya.

Mental rest

Yang sering dilupakan ialah mental rest atau istirahatkan pikiran dari hal-hal yang dapat membuat overthinking dan perasaan iri dengki terhadap seseorang. Karena meski fisik dan panca indera sudah cukup istirahat, akan terasa lelah juga jika pikiran masih menjadi beban.

Emotional rest

Jika mental sudah diistirahatkan, jangan lupa juga untuk mengendalikan emosi dengan baik dan benar. Jika perasaan sedang marah, stress, depresi atau bahkan sedang merasa bahagia? Semua tentu perlu dikendalikan. Perasaan emosional bisa diistirahatkan dengan bercerita ke orang terdekat. Setidaknya hal tersebut akan membuat hati lebih lega.

Social rest

Mungkin sebagian orang juga butuh istirahat dari lingkungan sosialnya. Hal ini bisa terjadi karena seseorang tidak bisa membedakan mana lingkungan yang menyenangkan dan mana yang hanya membuatnya lelah. Jadi hal terbaik adalah dengan menyendiri dulu untuk beberapa saat. Lima hal ini hanya konsep saja, karena untuk teknisnya tentu akan berbeda yang dilakukan oleh setiap orang. [fyi/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar