Iklan Banner Sukun
Ragam

Kenali Ciri-Cirinya, Ini Tanda Anda Seorang People Pleaser

(Foto: Kindle Media, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Kamu pernah merasakan hal ini tidak ya? Memang bukan masalah jika sejak kecil kita sudah diajarkan untuk berbuat baik pada orang lain.

Berbuat baik memang bukan hal yang salah, tapi ketika kita terlalu sering menyenangkan orang lain daripada diri kita sendiri yang menjadi berbahaya. Biasanya orang menyebut mereka dengan istilah people pleaser.

Namun, sebenarnya apa arti dari people pleaser? Jadi, istilah ini biasanya diberikan pada orang-orang selalu berusaha menyenangkan orang lain senang, walaupun itu membuang-buang waktu atau energinya sendiri.

Tapi sayangnya, kadangkala orang yang tidak sadar kalau dirinya termasuk pada kategori people pleaser. Bahkan mereka selalu berusaha membuat orang lain senang bahkan terkadang melupakan kebahagiaannya diri sendiri hanya demi pujian orang lain.

Selain itu, kadangkala rasa kepercayaan diri yang rendah dan berbagai faktor trauma sampai orang tua yang menuntut anaknya menjadi pribadi yang membanggakan merupakan penyebabnya seseorang menjadi people pleaser.

Namun, lebih daripada itu ada yang menyebutkan jika people pleasing ada kemungkinan muncul rasa frustrasi, karena mereka sering dimanfaatkan bahkan mereka tidak menyadari pengorbanan yang diberikan.

Ketika kita selalu mempertahankan hal itu, maka lama-kelamaan people pleaser tidak mendapatkan manfaat baiknya. Bahkan ketika sudah berbuat lebih karen tidak ada umpan balik untuk diri sendiri. Tentu saja, hal ini akan menyia-nyiakan pengorbanannya selama ini.

Jika kamu adalah orang yang termasuk people pleaser, pahami artikel ini dan ketahui ciri-cirinya!

Meksipun tidak salah tapi selalu meminta maaf

Rasanya memang tidak ada hari berlalu tanpa rasa meminta maaf. Bukan hanya itu, bahkan kamu selalu siap disalahkan, walaupun meskipun itu sebenarnya adalah kesalahan orang lain. Kamu berpikir, lebih baik meminta maaf daripada mendapati orang lain memusuhimu, atau bahkan membencimu.

Validasi dari orang lain menjadi sesuatu hal yang diperlukan

Disini kamu menyakini bahwa bisa disukai seseorang jika sudah memberikan semua yang dimiliki untuknya. Alasannya karena takut penolakan, sehingga kamu berusaha sebaik mungkin mendapatkan pujian dan persetujuan dari orang lain.

Perasaan sering merasa bersalah setelah melakukan sesuatu

Ciri khas dari people pleaser sering berkata “ya” di setiap kesempatan ketika melakukan segal l yang diminta orang lain padamu seperti kamu tidak ingin pergi ke suatu acara, tapi kamu tetap datang sehingga kamu merasa bersalah karena membuang-buang waktu padahal kamu bisa mengisi dengan me-time. [prd/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar