Iklan Banner Sukun
Ragam

Kapan Popok Bayi Sebaiknya Diganti? Orangtua Anyaran Harus Tahu!

Ilustrasi bayi yang tengah mengenakan popok. (Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Menjadi orang tua untuk pertama kalinya, tentu adalah sebuah pengalaman baru. Tidak jarang, kita kurang memahami, apa yang bayi butuhkan. Termasuk soal kapan kita harus mengganti popok si bayi.

Pengetahuan ini sangat penting untuk ayah dan ibu, sebab penggunaan popok yang terlalu lama pada bayi bisa memicu iritasi, bahkan ruam pada kulit. Tidak hanya soal durasi pemakaian, kondisi popok juga bisa mempengaruhi kesehatan bayi, hal Itu dikarenakan kulit bayi yang masih terlalu sensitif.

Sebenarnya, tidak ada waktu yang pasti, kapan orang tua harus mengganti popok bayi. Salah-satu cara untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti popok si kecil adalah dengan mengamati kondisi bayi, kapan dia aktif dan kapan ia pasif.


Secara umum, bayi yang baru lahir hingga usia dua bulan mengalami fase di mana dia aktif selama 12 jam dan selebihnya ia akan menggunakan waktunya untuk tidur.

Saat bayi aktif, ia akan lebih sering buang air kecil dan besar. Hal itu akan membuat popok si kecil cepat basah dan membuatnya merasa tidak nyaman. Tidak jarang, salah-satu alasan bayi menangis adalah pertanda, jika popok yang dia pakai sudah penuh.

Untuk itu, orang tua bisa lebih sering mengecek popok si kecil, ketika ia sedang aktif. Beberapa teori mengatakan, orang tua harus mengecek popok si kecil 3 jam sekali. Namun, sekali lagi, itu bukan aturan baku karena kondisi setiap bayi yang berbeda. Saat si kecil aktif, apalagi ia terus menyusu, popok bisa cepat penuh, bahkan sebelum 3 jam.

Sebaliknya, jika bayi dalam kondisi tidur yang nyenyak. Orang tua bisa mengganti popok si bayi 4 – 5 jam. Sebab, secara umum, bayi mempunyai cara tersendiri, jika ingin berkomunikasi dengan orang tua. Semisal, ia akan menangis, saat popoknya penuh.

Namun, meski begitu, ada waktu-waktu yang bisa jadi patokan orang tua, kapan mereka harus mengganti popok si kecil. Seperti: tepat setelah ia buang air besar, sebelum tidur (baik tidur malam atau siang, ini untuk kenyamanan si bayi), setelah bangun tidur di pagi hari, saat bangun tidut di malam hari untuk menyusui, setelah bayi mandi dan jika bayi mengeluarkan banyak keringat. (Jhn/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev