Iklan Banner Sukun
Ragam

Jangan Sembarangan, Ikuti Tips Ini Agar Pakaian Tetap Awet

(Foto: Chuanyu, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Mencuci pakaian dalam menjadi hal yang banyak diremehkan oleh orang, penggunaannya yang tidak terlihat juga membuat penggunanya tidak merawat pakaian dalam dengan baik. Padahal, pakaian dalam penting untuk dirawat dan dicuci dengan cara yang tepat.

Biasa dipakai sehari-hari, pakaian dalam rentan melar dan warnanya mudah pudar. Jika itu sudah terjadi, tentu kita tidak akan nyaman memakainya, terutama karena pakaian dalam digunakan untuk melindungi alat vital.

Berikut ini adalah tata cara merawat pakaian dalam dengan benar.

Langsung dicuci

Menumpuk pakaian dalam di waktu yang lama setelah digunakan akan berpotensi menimbulkan bakteri dan menjadi sarang jamur. Selain itu noda juga akan menjadi susah hilang karena sudah mengendap pada kain selama berhari-hari. Usahakan untuk segera mencuci pakaian setelah digunakan.

Pisahkan dari pakaian lain

Alih-alih menggabungkan dengan pakaian kotor lainnya, sebaiknya kalian kumpulkanpakaian dalam kotor pada tumpukan terpisah. Ini dilakukan untik menghindari pakaian dalam yang terkontaminasi kotoran dan kuman dari pakaian lain. Tak hanya itu, warna pun menjadi awet dan tidak mudah luntur.

Cuci dengan tangan

Rasa malas ditambah era yang canggih membuat beberapa orang memilih menggunakan mesin cuci untuk mencuci pakaian, termasik pakaian dalam. Padahal, kebiasaan ini bisa membuat pakaian dalam mudah melar dan kedodoran.

Akan lebih baik apabila mencuci pakaian dalam secara manual menggunakan tangan. Cukup kucek perlahan terutama pada area tengah celana hingga bersih. dengan bakteri dan kuman. Sementara untuk bra, cukup ditekan bra cupnya, lalu langsung dibilas.

Menjemur pakaian dalam juga tidak sembarangan. Peras dengan tangan dan jangan gunakan mesin pengering. Jemur pada tempat yang tidak terpapar sinar matahari langsung, ini karena panas matahari yang terlalu menyengat dapat membuat serat karet celana dalam maupun bra mudah rapuh.

Terakhir, gunakan suhu panas yang rendah saat menyetrika celana dalam agar karetnya tidak lengket di setrika.

Deterjen khusus

Karena pakaian dalam yang bersentuhan langsung dengan area sensitif, maka pilihlah deterjen khusus, terutama yang mengandung hipoalergenik. Landungan tersebut memang dikhususkan untuk kulit sensitif, bebas pewarna dan parfum, sehingga kesehatan alat vital tetap terjaga.

Deterjen atau pemutih dengan formula keras bisa merusak serat bahan kain celana dalam. Bahkan, kamu pun bisa mencucinya cukup dengan sabun mandi atau sampo bayi.

Nah, mulai sekarang, jangam sembarangan lagi dalam merawat pakaian dalam ya! [mnd/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar