Iklan Banner Sukun
Ragam

Jangan BAB Lebih Dari 5 Menit, Pakar Kesehatan Ingatkan Bahayanya

Ilustrasi ketika tubuh merasakan gerakan peristaltik. (cottonbro, Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Buang air besar adalah aktivitas biologis manusia. Karena intensitasnya yang dilakukan sehari-hari, terkadang kita menjadi abai tentang fakta mengenai buang air besar.

Padahal kita juga harus memperhatikan kesehatan pencernaan dan pembuangan ampas makanan demi menjaga dan memonitori kesehatan tubuh. Untuk itu simak pembahasan yang harus diketahui mengenai buang air besar berikut ini.

Berapa lama tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan?

Ahli bedah kolorektal asal US, Michael Valente, menjelaskan bagaimana makanan dicerna dan seberapa sering normalnya kita harus buang air besar.

Sebenarnya waktu yang dibutuhkan makanan untuk sempurna melewati sistem pencernaan setiap orang itu bervariasi. Dibutuhkan jumlah waktu yang berbeda bagi pria dan wanita untuk mencerna makanan.

Diperlukan waktu antara dua hingga lima hari agar makanan dapat sepenuhnya dicerna dan dikeluarkan dari tubuh. Saat kita makan, makanan akan melewati organ pencernaan, yakni lambung dan usus kecil, yang mana butuh waktu enam hingga delapan jam sebelum memasuki usus besar.

Setelah berada di usus besar, dibutuhkan sekitar 36 jam agar makanan dapat dicerna sepenuhnya sebelum siap untuk buang air besar. Buang air besar adalah ketika tinja, atau materi yang tersisa setelah sistem pencernaan menyerap nutrisi dan cairan, kemudian keluar dari tubuh melalui rektum dan anus.

“Jika kamu melakukan diet yang tepat dengan serat yang baik dan asupan air yang cukup, maka intensitas buang air besar kamu akan menjadi sangat singkat,” kata Dr. Valente.

Berapa banyak normalnya kita harus buang air besar?

Intensitas buang air besar bervariasi untuk setiap orang, hal ini didasarkan pada faktor yang berbeda seperti pola diet, usia, tingkat aktivitas dan kondisi penyakit tertentu, seperti sindrom iritasi usus (IBS) atau penyakit radang usus.

Jangan khawatir jika kamu tidak buang air besar setiap hari. Karena rata-rata normal manusia minimal harus buang air besar sekitar tiga kali seminggu. Tapi sekali lagi, itu semua tergantung individu masing-masing. Jika seseorang selalu buang air besar beberapa kali sehari dan wujud tinja lunak dan mudah dikeluarkan, maka pencernaannya masih tergolong normal.

Agar bisa buang air besar secara teratur, ahli gizi selalu menyarankan untuk melakukan diet makanan penuh serat dari biji-bijian, buah-buahan dan sayuran. Kebanyakan orang dewasa membutuhkan 25 gram –35 gram serat per hari.

Hidrasi dan olahraga yang cukup juga merupakan kunci agar fungsi usus berjalan optimal. Air membantu makanan bergerak lancar melalui sistem pencernaan dan membuat tekstur feses tetap lunak. Setidaknya kita membutuhkan sekitar minimal 2 liter air per hari tergantung berat badan dan usia. Lebih jauh sembelit dapat dipengaruhi usia, berkurangnya mobilitas dan obat-obatan tertentu.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk buang air besar?

Biasanya ketika kita buang air besar, maka harus meluangkan waktu untuk duduk atau jongkok di atas toilet, dan mengejan selama beberapa menit hingga selesai.

Buang air besar sebaiknya tidak berlangsung dalam waktu yang lama. Waktu yang paling ideal kurang dari 10 hingga 15 menit. Bahkan Dr. Valente mengatakan maksimal hanya lima menit, “Lima menit benar-benar harus menjadi waktu maksimum yang kamu habiskan di kamar mandi.”

Kita dianjurkan untuk buang air besar jika tubuh sudah mengirimkan sinyal untuk itu. Jika keinginan untuk buang air besar tidak ada, maka lebih baik tidak dipaksa dengan mengejan yang berlebihan. Karena dapat menyebabkan wasir, yakni pembuluh darah yang menonjol di sekitar anus dan bisa membengkak, nyeri atau bahkan berdarah.

Keinginan untuk buang air besar dipicu oleh gelombang peristaltik, yakni kontraksi progresif dan berirama yang menggerakkan tinja di sepanjang usus. Setelah tinja mengenai rektum, kita bisa merasakan keinginan untuk buang air besar dengan segera.

Jika kita menahan buang air besar, ada kemungkinan mengalami proses yang disebut peristaltik terbalik, di mana tinja bergerak mundur kembali ke usus besar.

Jika kita secara teratur membutuhkan lebih dari 10 hingga 15 menit untuk buang air besar, itu bisa menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang terjadi. Karena bisa saja tubuh kita kekurangan cairan, serat, atau bahkan stres yang bisa mengurangi gerakan peristaltik di usus. (Kai/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev