Iklan Banner Sukun
Ragam

Jadi Alternatif Diet, Ini Sumber Karbohidrat Pengganti Nasi

(Foto: Merve Sehiril Nasir, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Mengonsumsi nasi yang kaya akan karbohidrat saat sedang diet memang tidak dianjurkan. Atau paling tidak harus sangat dibatasi. Namun, karbohidrat tidak bisa dihindari sama sekali karena menjadi salah satu nutrisi yang harus didapatkan tubuh. Lalu, bagaimanakah cara menjaga asupan karbohidrat tanpa takut berlebihan?

Seperti dilansir dari laman Self, Selasa (12/10/2120) “Karbohidrat selalu membuat Anda bertambah gemuk,” kata Lauren Harris-Pincus, M.S., R.D.N., pemilik Nutrition Starring You. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi karbohidrat sama sekali.

“Tubuh Anda membutuhkan karbohidrat untuk beraktivitas, itulah sebabnya mereka harus menjadi bagian penting dari diet Anda,” kata Harris-Pincus. Ia juga menyarankan beberapa sumber karbohidrat pengganti nasi, yang bahkan dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Berikut daftarnya:

Buah-buahan

Harris-Pincus mengatakan bahwa buah dan sayuran juga merupakan sumber karbohidrat. Hal ini karena buah-buahan mengandung serat yang dapat mengenyangkan. Kandungan serat dalam buah-buahan juga dapat menangkal keinginan ngemil, selain menjaga sistem pencernaan Anda agar tetap lancar. Dengan kata lain buah mengandung karbohidrat kompleks karena penuh dengan serat. Inilah mengapa karbohidrat kompleks lebih unggul daripada yang olahan.

Gandum

Selain buah-buahan, gandum juga mengandung karbohidrat kompleks yang tak kalah melimpah. Biji-bijian utuh seperti oat, barley, dan buckwheat penuh dengan karbohidrat kompleks, yang jauh lebih unggul dibandingkan dengan biji-bijian olahan.

“Tubuh Anda perlu memecah karbohidrat kompleks karena mereka adalah rangkaian molekul yang rumit,” kata Harris-Pincus. Ini berbeda dengan karbohidrat olahan yang sarat dengan gula seperti kue, yang jauh lebih mudah dipecah. Jadi tubuh Anda dapat cepat membakarnya kemudian lebih cepat lapar juga.

Spaghetti Squash

Walaupun makanan ini terbuat dari tepung namun spaghetti squash memiliki kalori dan karbohidrat yang lebih sedikit daripada pasta, ditambah Anda mendapatkan serat dan nutrisi yang bagus, kata Harris-Pincus. Ia juga merekomendasikan untuk mencampur setengah pasta gandum dan setengah spaghetti squash.

Kentang

Tak dapat dipungkiri kentang memang dapat digunakan sebagaai pengganti nasi. Namun kebanyakan orang juga khawatir tentang kandungan glikemik kentang yang tinggi, atau betapa mudahnya kentang meningkatkan gula darah mereka. Sebenarnya hal ini tidak menjadi masalah yang besar jika Anda tidak memakannya bersama dengan nutrisi seperti lemak dan protein, yang membantu memperlambat seberapa cepat tubuh Anda memproses gula.

Kecuali jika Anda ingin memulai aktivitas padat dan cuma mengonsumsi kentang di pagi hari, beban glikemiknya tidak relevan, kata Harris-Pincus. Karena kentang adalah sumber serat yang bagus, terutama jika dikonsumsi dengan kulitnya. [rsf/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar